BALIEXPRESS.ID- Komitmen Astra Motor Bali dalam mendukung program kesejahteraan sosial kembali mendapat apresiasi.
Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Astra Motor Bali menerima penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam dari Pemerintah Kota Denpasar.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, dalam rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).
Cokorda Bagus Purnawan, Admin & Finance Manager Astra Motor Bali, menyatakan penghargaan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam berkontribusi membantu masyarakat menciptakan nilai tak hanya ekonomi, namun juga sosial dan lingkungan.
“Ini menjadi motivasi agar kami terus berbuat lebih baik dan peduli terhadap lingkungan. Tanda penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan pengingat bahwa kontribusi kami harus bisa dipertanggungjawabkan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semangat kepedulian sosial yang dijalankan Astra Motor Bali sejalan dengan nilai-nilai luhur Catur Dharma Astra, khususnya poin kedua: Menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Melalui berbagai program CSR dan TJSL, Astra Motor Bali berupaya untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, menciptakan harmoni sosial, serta memperkuat solidaritas antar warga.
Dengan penghargaan ini, Astra Motor Bali menegaskan kembali dedikasinya dalam menjalankan program CSR yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
Tiga kali berturut-turut menerima penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam membangun Denpasar yang inklusif, tangguh, dan sejahtera.
Wakil Wali Kota Arya Wibawa menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah aktif berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di Kota Denpasar.
“Pembangunan di Kota Denpasar selalu kita polakan dengan pola kolaborasi. Seluruh elemen masyarakat bahu-membahu menuntaskan persoalan kemiskinan, mengatasi kesenjangan, serta berbagai masalah sosial lainnya,” ujar Arya Wibawa. (*)
Editor : I Made Mertawan