Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Cabai Rawit di Tabanan Merangkak Naik Jelang Idul Adha, Segini Harga Terbaru!

IGA Kusuma Yoni • Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:54 WIB
Cabai di pasar tradisional di Tabanan mengalami kenaikan jelang perayaan Idul Adha. (Ist)
Cabai di pasar tradisional di Tabanan mengalami kenaikan jelang perayaan Idul Adha. (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Menjelang perayaan Idul Adha pada 27 Mei mendatang, harga beberapa kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Tabanan mulai mengalami peningkatan, salah satunya adalah harga cabai rawit merah.

Dari pantauan ini di beberapa pasar tradisional, harga cabai rawit merah sudah berada di posisi Rp85 ribu per kilogram.

Harganya naik dari sebelumnya Rp 70 ribu per kilogram pada awal pekan kedua Mei lalu.

Baca Juga: 300 Km Jalan Kabupaten Buleleng Rusak, Perbaikan Bertahap di Tengah Fiskal Terbatas

Putu Rismayanti, salah seorang pedagang di Pasar Dauh Pala menyebutkan kenaikan harga cabai rawit merah ini sudah terjadi sejak awal pekan lalu.

Awalnya harga cabai naik menjadi Rp75 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 70 ribu per kilogram.

“Secara bertahap harga cabai ini naik lagi menjadi Rp80 ribu per kilogram hingga akhirnya saat ini ada di kisaran Rp85 ribu per kilogram,” jelasnya Jumat (22/5/2026).

Baca Juga: BRI Hadirkan QRIS Alipay Dinamis Buka Gerbang Transaksi Global bagi Merchant Indonesia

Dilanjutkan Risma, meski mengalami kenaikan harga, namun pasokan dan stok cabai rawit di tingkat pedagang tetap ada.

Bahkan diakuinya pasokan cabai rawit untuk ke pedagang di pasar tradisional tetap lancar.

Baca Juga: OPM Serang Pendulang Emas di Yahukimo, Pemerintah Perketat Pengamanan Papua

Kenaikan ini diakuinya disebabkan karena faktor menjelang hari Raya Idul Adha. Harga cabai rawit merah naik dari tingkat pemasok, sehingga harga cabai juga naik di tingkat pedagang eceran di pasar tradisional.

“Harga naik ini karena menjelang hari raya, kondisi ini sudah biasa terjadi harganya naik dari tingkat pemasok. Meski demikian, daya beli masyarakat tidak terlalu baik, justru daya beli masyarakat menurun,” ungkapnya.

Sementara itu, Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan, Nurhayati, menjelaskan jika cabai rawit merah dalam beberapa waktu terakhir mengalami fluktuasi cukup tajam.

Bahkan dalam sebulan terakhir, pergerakan harga terus naik turun namun tetap bertahan di kisaran tinggi.

”Sudah sekitar sebulan ini harganya naik turun. Kadang menyentuh Rp80 ribu per kilogram, turun ke Rp70 ribu, sempat Rp60 ribu, lalu naik lagi di kisaran Rp70 ribu,” jelasnya.

Selain harga cabai rawit, beberapa komoditi bumbu dapur lainnya juga mengalami kenaikan, sperti cabai merah keriting dari sebelumnya Rp45 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu  per kilogram.

Bawang merah naik dari Rp30 ribu menjadi Rp33 ribu per kilogram atau meningkat 10 persen. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#harga cabai #idul adha #tabanan