DENPASAR, BALI EXPRESS- Dikenal sebagai sumber antioksidan dengan warna birunya, ternyata bunga telang memiliki manfaat sebagai paracetamol atau obat demam. Hal ini karena sifat dari bunga telang adalah obat penurun panas alami.
Guru Besar Fakultas Kimia, Universitas Udayana, Prof. Dr. Made Agus Gelgel Wirasuta, menjelaskan sifat alami bunga telang sebagai penurun panas ini menjadikannya bisa meniru sifat obat paracetamol. "Dari penelitian yang pernah kami lakukan, memberi pasien demam dengan teh bunga telang dengan dosis 400ml, secara signifikan bisa menurunkan suhu tubuh hingga lima jam setelah dikonsumsi," jelasnya.
Adapun cara kerja dari bunga telang ini, dijelaskan Prof. Gelgel adalah dengan cara membantu memperbesar pembuluh darah yang ada di bawah lapisan kulit. Sehingga membantu mendinginkan darah dengan meningkatkan aliran darah dan menurunkan suhu.
Kondisi ini dikatakan Prof Gelgel karena kandungan antioksidan yang tinggi pada bunga telang membuat bunga dengan nama lain Butterfly pea flower ini membuatnya bisa mencegah peradangan. Sehingga bisa mengurangi demam sebagai salah satu gejala dari peradangan.
Ekstrak bunga telang juga menunjukkan sifat anestesi dan karena itu telah digunakan selama berabad-abad untuk meredakan nyeri dan pembengkakan. "Karena itu, th bunga telang telah terbukti sama efektifnya dalam mengobati peradangan eksternal dan internal," lanjutnya.
Manfaat lain bunga telang adalah sebagai bahan yang efektif untuk membantu melawan penyakit diabetes. Hal ini karena fungsi bunga Telang adalah mengatur kadar gula darah dan menurunkan kadar glukosa darah, sehingga mampu menghambat penyerap glokosa dan menjaga kadar gula darah tetap terkendali.
Meskipun memiliki beragam manfaat, namun konsumsi bunga telang secara berlebihan tidak disarankan untuk ibu hamil. "Hal ini karena bunga telang bisa menyebabkan mual dan diare sehingga bis menyebabkan ibu hamil mengalami dehidrasi," tambahnya.
Editor : Nyoman Suarna