Dalam video yang kedua, Rara mencoba menganalisis dan membongkar penyebab tewasnya Brigadir Nopransyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan terawangannya.
"Banyak di luaran sana yang bertanya apakah ada hubungan khusus perselingkuhan antara Brigadi J dan Bu Putri,” tuturnya. Menjawab isu tersebut, Rara mencoba mengambil satu kartu tarot.
“Benarkah memang pernah terjadi dugaan perselingkuhan itu benar? Saya ambil satu kartu dulu,” ucap Rara. Rara menegaskan, tidak ada perselingkuhan antara Brigadir J dan Putri Candrawathi.
Menurutnya, satu kartu tarot yang diambilnya itu menunjukkan jawaban negatif. Menurutnya, ini terjadi karena ada energi lain yang merasuki tubuh dan pikiran Brigadir J.
"Ada yang menyebut antara Brigadir J dan Ibu Putri ada perselingkuhan. Di sini saya bisa katakan negatif atau tidak ada. Pelecehan oleh Brigadir J itu terjadi di luar kehendaknya," kata Rara dikutip dari akun Instagramnya @rara_cahayatarotindigo, Selasa (19/7).
Akibatnya, Brigadir J kehilangan kendali yang mendorong pikirannya untuk melecehkan istri Irjen Pol Ferdy Sambo yaitu Putri Candrawathi pada Jumat, 8 Juli 2022.
Rara menyatakan, sebenarnya kiriman santet tersebut ditujukan kepada keluarga Irjen Ferdy Sambo.
"Kalau saya lihat di sini, ada kiriman ya. Bahasa saya santet ke keluarga dan ke rumah. Di mana ada yang nyurupin itu memasuki tubuh dari Brigadir J,” terang Rara. Dia mengatakan, sebagai pejabat di kepolisian, ada yang tidak suka kepada Ferdy Sambo. Di balik kiriman santet itu, Rara menyebut, ada unsur sakit hati dan tipu muslihat.
"Ini justru berhubungan dengan profesi Kadiv Propam. Ini ada yang pernah sakit hati mengirim teluh atau santet. Brigadir J tidak kuasa menggerakkan daya nalar dan daya pikirannya pada saat itu. Sehingga melihat sosok ibu Putri adalah sosok yang menarik. Padahal sebenarnya dia tidak seperti itu,” urai Rara.
Dia menegaskan Brigadir J adalah korban dari tipu muslihat.
"Sebenarnya keluarga Irjen Ferdy Sambo dan istri ini masih mendapat perlindungan dari Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Sehingga mereka masih hidup. Karena targetnya adalah kalau nggak bapak ya ibu. Tapi yang tertembak justru Brigadir J," bebernya.
"Tapi yang saya lihat ada tipu muslihat. Dan ada devil. Yaitu roh yang merasuki tubuh almarhum Brigadir J. Ramalan saya ini bisa saja jitu. Bisa juga meleset. Tapi kembali lagi harus punya eling dan waspada ya," tuturnya.
Rara menyadari akan banyak pro dan kontra atas ramalannya ini. Namun, dia mengaku tidak mempersoalkannya. Editor : Nyoman Suarna