Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Lima Fakta Unik Perayaan Imlek

Nyoman Suarna • Sabtu, 21 Januari 2023 | 17:36 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.
Masyarakat Tionghoa merayakan tahun baru China atau biasa dikenal dengan Imlek pada hari Minggu 22 Januari 2023. Setiap perayaan Imlek, ada tradisi menarik yang dilaksanakan, namun juga ada masyarakat yang hanya beribadah ke vihara atau klenteng.

Dilansir dari berbagai sumber (21/01), ini fakta menarik tentang Imlek yang banyak orang belum mengetahuinya.

  1. Kimsin


Kimsin adalah ritual pembersihan rupang yang dilakukan setiap tahun. Rupang adalah patung dewa-dewi yang dipercayai oleh masyarakat Tionghoa.

Bukan hanya manusia yang perlu dibersihkan, para rupang pun harus dijaga kebersihannya. Hal ini memang sengaja dilakukan untuk menghargai dewa-dewi yang turun dari langit.

  1. Memakai pakaian warna merah


Keturnan Tionghoa memakai baju serba merah baik luar maupun dalam.

Salah satu pengurus klenteng bernama Tjia Tjek menjelaskan, hal ini bertujuan untuk menolak segala kesialan atau bala yang akan diperoleh pada tahun tersebut.

“Kalau misalnya ciong (sial), biasanya seseorang disuruh menggunakan pakaian berwarna merah, termasuk celana dalam. Ciong itu tahun ini lagi enggak bagus. Shionya bentrok gitu,” kata Tjia Tjek Su, pengurus Klenteng Poncowinatan, Yogyakarta.

  1. Jangan mengucapkan Gong Xi Fa Cai


Gong Xi Fa Cai sama sekali tidak ada hubungannya dengan Imlek. Ucapan tersebut justru memiliki arti lain yang berhubungan dengan harapan dan kemakmuran. Jadi bisa diartikan Gong Xi Fa Cai atau Kiong Hi Fa Cai memiliki makna ‘Selamat semoga kaya’.

Anda bisa menggunakan kalimat “Xi Nian Kuai Le” yang memiliki arti tahun baru, sementara Kuai Le memiliki makna bahagia. Jika digabung artinya “Semoga Bahagia di tahun yang baru”.

  1. Mitos monster Nian


Menurut salah satu legenda, ada monster bernama Nian. Monster tersebut selalu muncul pada malam tahun baru. Oleh karena itu, banyak orang akan bersembunyi di dalam rumah agar tidak menjadi santapan Nian.

  1. Tradisi memberi jeruk


Dalam bahasa Mandarin, jeruk disebut ‘chi zhe’, ‘chi’ artinya rezeki dan ‘zhe’ berarti buah. Jadi jika digabungkan, jeruk memiliki arti buah pembawa rezeki. Karena itulah, jeruk menjadi buah wajib saat perayaan Imlek. Editor : Nyoman Suarna
#Perayaan Imlek #Lima Fakta Unik #tahun baru China #Masyarakat Tionghoa #tradisi imlek #Hari raya imlek