Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Lina Mukherjee Menangis Jalani Sidang Perdana, Ngaku Rindu Keluarga

Wiwin Meliana • Kamis, 27 Juli 2023 | 20:00 WIB
MENANGIS: Selebgram Lina Mukherjee menangis sebelum menjalani sidang perdana. Dia mengaku rindu dengan keluarganya.
MENANGIS: Selebgram Lina Mukherjee menangis sebelum menjalani sidang perdana. Dia mengaku rindu dengan keluarganya.

BALI EXPRESS - Tiktoker sekaligus selebgram Lina Mukherjee kembali menjadi sorotan publik. Usai ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama akibat konten makan kulit babi guling viral, kini ia menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (25/7).

Sebelum sidang dimulai, Lina Mukherjee tampak menangis di dalam ruang sidang PN Palembang tersebut. Dia menangis sambil mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

Dalam video yang diunggah akun gossip @viral_seleb, fans garis keras Bollywood ini tampak ditenangkan oleh seorang jaksa. Ia mengaku menangis karena merindukan keluarganya.

“Maaf ya. Saya minta maaf. Aku kangen keluargaku,” ucap Lina sambil menangis tersedu-sendu.

Sontak video tersebut mendapat reaksi dari para netizen. Sebagian besar netizen terlihat menganggap apa yang diterima Lina setimpal dengan perbuatannya.

“Dia belum bisa menangis dengan cara yang baik dan benar,” tulis akun @ana_haandka.

“Dy nangis karna di sana gak ada keluarga nyaa. Terus pengacaranya Dy juga gak dateng pas sidang,” tutur akun @egha_1912.

“Lihat dia nangis, gue malah lucu lihatnya kaya Barbie gemez,” ujar akun @hj.erreal03.

“Hukum alam lagi menghampiri mu mba, jalanin aja kita mah hanya netizen,” imbuh akun @babeh.lo.

Perempuan yang akrab disapa Lilu itu mengatakan sudah meminta maaf atas kesalahan yang diperbuat. Ia juga mengaku takut didemo. Pasalnya, sebelum sidang dimulai, sekelompok ibu-ibu di Palembang berdemo menuntut Lina agar dihukum berat.

Editor : Nyoman Suarna
#rindu keluarga #sidang perdana #selebgram #menangis #Lina Mukherjee