Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Listrik Masuk Desa Wujudkan Mimpi Puluhan Warga Nagasepaha Buleleng

Dian Suryantini • Jumat, 5 April 2024 | 22:23 WIB
Bantuan kelistrikan dari PT. PLN UID Bali untuk masyarakat Desa Nagasepaha, Kabupaten Buleleng, Bali.
Bantuan kelistrikan dari PT. PLN UID Bali untuk masyarakat Desa Nagasepaha, Kabupaten Buleleng, Bali.

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Senyum semringah dari Ketut Buda Artana, 53 dan Ketut Suryani, 50 menguar.

Keduanya tampak bahagia. Rumahnya kini sudah terang. Listrik telah mengalir di seluruh sudut rumah warga Desa Nagasepaha, Kabupaten Buleleng, Bali, itu.

Listrik bantuan dari PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) itu benar-benar membuat keluarga Ketut Buda Arta tak berhenti tersenyum.

Terang saja, sudah setahun lebih keluarganya tidak menikmati listrik. Beruntung ia memiliki tetangga yang murah hati.

Buda Arta diizinkan menempel listrik dari rumah tetangganya itu.

Selama setahun Buda Arta mencoba hemat menggunakan listrik karena ia sadar listrik yang digunakan bukan miliknya.

“Saya numpang sama tetangga,” katanya dengan singkat.

Buda telah lama memimpikan punya saluran listrik sendiri. Kini mimpi itu terwujud.

PT PLN UID Bali datang ke Desa Nagasepaha, Jumat, 5 April 2024. Perusahaan listrik itu mewujudkan mimpi 32 kepala keluarga di Desa Nagasepaha untuk punya listrik sendiri.

“Akhirnya saya punya listrik sendiri. Saya senang sekali, mimpi saya terwujud,” ungkapnya.

Desa Nagasepaha sebagai pusat kerajinan wayang kaca di Buleleng itu jumlah warganya tidak terlalu banyak.

Kendati demikian, masih ada beberapa warga yang belum tersentuh listrik.

Faktor ekonomi menjadi salah satu hambatan warga untuk memasang instalasi serta mengamprah listrik.

“Desa kami, desa kecil. Dengan bantuan ini masyarakat kami terbantu untuk penerangan,” ujar Kepala Desa Nagasepaha I Wayan Sumeken.

Tidak hanya keluarga Buda, tiga keluarga lain penerima bantuan kelistrikan pun terlihat senang.

Mereka sudah tidak sabar melihat rumahnya terang dengan listrik sendiri. Bantuan kelistrikan itu diserahkan melalui program Light Up The Dream (nyalakan listrik untuk nyalakan mimpi).

General Manager PT.PLN UID Bali I Wayan Udayana menerangkan, atas inisiatif karyawan PLN, bantuan kelistrikan ini disalurkan kepada masyarakat yang belum tersentuh listrik.

Bantuan ini sejalan dengan program pengentasan kemiskinan dari pemerintah.

“Masih adanya masyarakat yang belum mendapatkan layanan kelistrikan yang layak membuat karyawan PT. PLN terketuk hatinya dan memberikan dukungan penuh mulai dari instalasi, sertifikat layak operasi, hingga biaya penyambungan,” ungkapnya.

Dengan penerangan listrik dari PLN, masyarakat diharapkan dapat menikmati aktivitas dengan nyaman.

Masyarakat belajar lebih produktif serta memenuhi kegiatan usahanya sehingga lebih sejahtera.

“Kalau sudah terang segala aktivitas yang dilakukan jadi lebih lancar,” ujar Udayana.

Bantuan kelistrikan dari PT PLN UID Bali ini menyasar 44 penerima.

Sebanyak 32 penerima atau 80 persennya dari Kabupaten Buleleng. Sementara 12 penerima lainnya dari Kabupaten Jembrana. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #listrik masuk desa #Nagasepaha #buleleng