BALIEXPRESS.ID - Sebuah kisah tragis datang dari Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Bali. Seorang turis asal Ukraina, Oleksandr Doroshenko, berusia 32 tahun, harus berhadapan dengan aparat Polsek Tabanan dan Satpol PP Tabanan setelah kedapatan menjadi gelandangan yang meresahkan warga setempat.
Yang lebih mengejutkan, pria ini nekat menempuh perjalanan lebih dari 10.000 kilometer dari Ukraina ke Bali, hanya untuk mengalami nasib telantar di tanah perantauan.
Doroshenko, yang kini dalam keadaan bokek, dilaporkan tinggal di sebuah balai bengong di Pantai Yeh Gangga selama lebih dari lima hari.
Tanpa identitas, tanpa alat komunikasi, dan tak punya uang, ia terpaksa menginap di sana setelah perjalanan panjang yang penuh lika-liku.
Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya ia menginap di sebuah vila di Payangan, Ubud, Gianyar, sebelum melanjutkan perjalanan dengan ojek online menuju Hotel Waka Gangga.
Namun, karena kehabisan uang, ia pun nekat menyelinap masuk ke hotel tersebut untuk menginap selama satu malam, meski akhirnya diketahui petugas hotel dan dikeluarkan.
Kapolsek Tabanan, Kompol I Nyoman Sumantara, mengungkapkan bahwa Doroshenko diamankan pada 18 Desember 2024 sekitar pukul 17.00 WITA, karena tindakannya meresahkan warga.
"Dia diserahkan kepada Imigrasi Denpasar untuk diproses lebih lanjut," ujarnya.
Kini, nasib pria asal Ukraina ini berada di tangan pihak Imigrasi, sementara kisah perjalanannya yang penuh perjuangan dan keberanian menjadi perhatian publik.
Apa yang membuat Doroshenko nekat menempuh perjalanan jauh ini?
Apakah ada alasan tersembunyi di balik perbuatannya yang berakhir tragis?
Ikuti kelanjutan kisahnya dan temukan jawaban dari kisah pilu turis yang terjebak dalam keadaan tak terduga ini. ***
Editor : I Putu Suyatra