BALIEXPRESS.ID - Dewa Ayu Agung Shita Bhoraningrum, atau yang lebih akrab dipanggil Yuta, adalah sosok yang sukses bikin netizen kagum.
Gimana enggak? Selain punya wajah cantik, Yuta juga dikenal sebagai konten kreator yang jago banget menggabungkan kreativitas sama skill masaknya.
Setiap konten yang dia bikin selalu terasa beda, bikin orang makin penasaran, apalagi buat yang suka dunia kuliner.
Awalnya, Yuta mulai dengan bikin konten resep-resep masakan yang anti-mainstream dan pastinya bikin ngiler.
Mulai dari makanan tradisional yang punya rasa otentik sampai kreasi masakan modern yang out of the box, semuanya dia sajikan dengan cara yang santai tapi tetap informatif.
Nggak cuma itu, Yuta juga sering cerita pengalaman pribadinya di balik layar, bikin para penontonnya ngerasa lebih deket sama dia.
Berawal dari konten digital, Yuta akhirnya memberanikan diri buat buka usaha kuliner yang dia kasih nama Jero Kajanan.
Nama ini punya arti yang dalam, karena Yuta pengen usaha ini tetap dekat sama budaya dan tradisi lokal.
Di Jero Kajanan, menu-menunya nggak cuma enak, tapi juga punya ciri khas yang bikin beda dari tempat makan lain.
Setiap hidangan yang disajikan punya sentuhan personal dari Yuta, bikin pengunjung nggak cuma kenyang, tapi juga puas.
Nggak butuh waktu lama, Jero Kajanan jadi salah satu tempat makan yang hits.
Banyak orang datang, entah karena penasaran sama rasa makanannya atau sekadar pengen ngerasain vibes tempatnya yang cozy.
Yuta juga sering turun langsung buat ngurus usahanya, bahkan kadang dia ngobrol sama pengunjung yang mampir.
Buat yang beruntung, mereka bisa denger langsung cerita Yuta soal perjuangannya ngebangun Jero Kajanan dari nol.
Cerita sukses Yuta ini bener-bener bukti kalau kerja keras, kreativitas, dan berani ambil langkah besar itu bisa banget bikin mimpi jadi kenyataan.
Dia nggak cuma jadi inspirasi buat pecinta kuliner, tapi juga buat siapa aja yang lagi berjuang di dunia digital atau pengen mulai usaha sendiri.
Dengan Jero Kajanan, Yuta nunjukin kalau mimpi besar itu mungkin banget diwujudkan, asal nggak gampang nyerah dan terus semangat. (*)
Editor : Nyoman Suarna