BALIEXPRESS.ID - Ni Wayan Restiti adalah sosok inspiratif dari Songan, Bali.
Di usianya yang masih muda, ia berhasil menyeimbangkan berbagai peran dalam hidupnya: sebagai petani, konten kreator, dan mahasiswa hukum di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).
Dengan semangat dan kerja keras, ia membuktikan bahwa pertanian bukanlah profesi yang ketinggalan zaman, melainkan bisa menjadi pilihan yang menjanjikan jika dijalani dengan tekad dan inovasi.
Sejak kecil, Restiti sudah akrab dengan dunia pertanian. Lahir dan besar di Songan, daerah yang terkenal dengan pertaniannya, ia terbiasa membantu orang tuanya di kebun.
Kesibukan bertani tidak membuatnya melupakan pendidikan. Ia bercita-cita menjadi seseorang yang tidak hanya sukses di bidang akademik, tetapi juga tetap membumi dengan pekerjaan yang telah menjadi bagian dari kehidupannya sejak kecil.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, Polres Klungkung Panen Raya Jagung Manis
Saat merantau untuk kuliah di Undiksha, Restiti menghadapi tantangan baru.
Biaya hidup di kota tentu tidak murah, apalagi bagi seorang mahasiswa yang harus mandiri.
Namun, alih-alih mengeluh atau bergantung sepenuhnya pada orang tua, ia memilih untuk berjualan sebagai tambahan penghasilan. Ia tidak gengsi menawarkan dagangannya kepada teman-teman kampus atau masyarakat sekitar.
Justru, ia merasa bangga bisa mencari nafkah sendiri sambil tetap fokus menyelesaikan studinya.
Semangatnya dalam berjualan juga didukung oleh kreativitasnya sebagai konten kreator.
Ia kerap membagikan kesehariannya melalui media sosial, baik saat berada di sawah maupun ketika menjajakan jualannya.
Baca Juga: Hasil Otopsi Pastikan Mantan Bupati Jembrana Tewas Dibunuh, Soal Pelaku Polisi Bilang Begini
Dengan cara ini, ia tidak hanya mempromosikan produknya, tetapi juga menginspirasi banyak orang, terutama anak muda, untuk tidak malu bekerja keras dan berusaha mandiri.
Konten yang ia buat pun sangat beragam. Kadang ia membagikan video tentang proses bertani, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen hasil bumi. Di lain waktu, ia memperlihatkan bagaimana ia berjualan dengan penuh semangat.
Gaya penyampaiannya yang santai dan apa adanya membuat banyak orang tertarik untuk mengikuti perjalanannya. Tak jarang, ia juga berbagi cerita tentang tantangan yang dihadapinya, baik dalam bertani, berjualan, maupun menjalani perkuliahan.
Keberaniannya dalam menampilkan realitas kehidupan seorang petani muda di era digital menjadikannya contoh bagi banyak anak muda lainnya.
Baca Juga: Hasil Otopsi Pastikan Mantan Bupati Jembrana Tewas Dibunuh, Soal Pelaku Polisi Bilang Begini
Ia ingin menunjukkan bahwa bertani bukan pekerjaan yang rendah atau kuno. Justru, dengan pendekatan yang modern, pertanian bisa menjadi ladang penghasilan yang menjanjikan, apalagi jika dipadukan dengan strategi pemasaran digital.
Sebagai mahasiswa hukum, Restiti juga memiliki impian besar. Ia ingin memperjuangkan hak-hak petani kecil yang sering kali kurang mendapatkan perhatian. Ia menyadari bahwa banyak petani yang mengalami kesulitan dalam hal regulasi, akses pasar, dan kesejahteraan.
Dengan ilmunya di bidang hukum, ia berharap bisa memberikan kontribusi nyata bagi komunitas petani, khususnya di daerah asalnya.
Dukungan dari keluarga dan teman-temannya menjadi salah satu faktor yang membuatnya tetap semangat. Meskipun kesibukannya luar biasa, ia tetap berusaha membagi waktu dengan baik.
Ia percaya bahwa dengan disiplin dan kerja keras, semua impian bisa dicapai. Ia juga terus belajar mengembangkan keterampilannya, baik dalam bertani, berbisnis, maupun dalam dunia digital.
Baca Juga: Pantun ‘Ubur-Ubur Ikan Lele’ Viral di Media Sosial, Ternyata Begini Awal Mulanya
Kini, Ni Wayan Restiti semakin dikenal sebagai sosok petani muda yang keren dan inspiratif. Kontennya terus berkembang, dan usahanya semakin maju.
Ia membuktikan bahwa anak muda bisa tetap berkontribusi dalam sektor pertanian tanpa harus meninggalkan impian akademiknya. Dengan semangat pantang menyerah, ia terus melangkah maju, membawa harapan baru bagi generasi muda untuk mencintai dunia pertanian.
Kisahnya menjadi bukti bahwa tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil atau terlalu besar selama dijalani dengan sepenuh hati. Restiti adalah contoh nyata bahwa keberanian untuk mencoba, keuletan dalam bekerja, serta kreativitas dalam beradaptasi dengan zaman adalah kunci kesuksesan. Ia bukan hanya seorang petani, bukan hanya seorang mahasiswa, tetapi juga seorang inspirator bagi banyak orang.
Editor : Wiwin Meliana