Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Profil Nyoman Tri Atmaja Putra alias Niyo Nano, Vokalis Berbakat Berdarah Bali dan Pengusaha Sukses

I Dewa Gede Rastana • Senin, 17 Februari 2025 | 20:23 WIB
Nyoman Tri Atmaja Putra, yang akrab disapa Niyo Nano Band.
Nyoman Tri Atmaja Putra, yang akrab disapa Niyo Nano Band.

BALIEXPRESS.ID - Nyoman Tri Atmaja Putra, yang akrab disapa Niyo, adalah seorang vokalis berbakat berdarah Bali yang lahir di Lampung pada 1 Maret 1987.

Namanya melejit di industri musik Indonesia bersama Nano Band, grup musik asal Bandung. Dengan suara khasnya, ia sukses membawakan lagu-lagu populer Nano seperti "Sebatas Mimpi," "Sampai Ku Mati," "Aku Bukan Malaikat," dan "TMT (Teman Makan Teman)," yang mendapat tempat di hati para pencinta musik Tanah Air.


Nano Band pertama kali dibentuk pada tahun 2009 oleh Opick, seorang pencipta lagu. Awalnya, band ini hanya terdiri dari tiga personel, yaitu Opick (keyboardist dan pencipta lagu), serta dua gitaris lainnya. Seiring waktu, formasi band berkembang menjadi lima orang.


Namun, perjalanan karier Niyo tidak selalu mulus. Pada tahun 2012, ia memutuskan hengkang dari Nano Band dan bergabung dengan Maleo Band sebagai vokalis utama. Setelah tujuh tahun vakum, Nano Band akhirnya kembali ke industri musik pada tahun 2018 dengan Niyo kembali sebagai vokalis utama.

Saat ini, hanya tersisa dua personel asli dalam band, tetapi mereka tetap berusaha mempertahankan identitas musik yang telah dikenal luas oleh penggemarnya.


Selain aktif di Nano Band, Niyo juga meniti karier sebagai penyanyi solo dengan nama panggung Niyo Nano. Salah satu lagunya yang cukup dikenal berjudul "Bunga Cintaku." Di luar dunia musik, Niyo juga merambah dunia bisnis. Sejak tahun 2015, ia mulai menekuni usaha di bidang piercing dengan menjual perhiasan dan aksesori tindik.

Keseriusannya dalam bisnis ini semakin terlihat saat ia mendirikan Piercing Indonesia pada 2019, yang menjadi studio piercing profesional pertama di Bandung. Usahanya berkembang pesat hingga berhasil membuka cabang di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Semarang, dan Medan.


Tak hanya di industri piercing, Niyo juga memiliki bisnis lain, yakni Topspin Billiard Club, yang bergerak di bidang olahraga billiard. Dalam kehidupan pribadinya, ia telah menikah dan dikaruniai seorang putri.


Kini, selain tetap aktif bermusik bersama Nano Band, Niyo juga dikenal sebagai ahli piercing profesional. Perjalanannya dari seorang musisi hingga menjadi pengusaha sukses membuktikan bahwa ia adalah sosok multitalenta yang mampu beradaptasi dan berkembang di berbagai bidang.

 

Dengan pengalaman panjang di industri hiburan dan bisnis, Niyo terus berkarya dan menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin sukses di lebih dari satu bidang. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#pengusaha #piercing #bali #multitalenta #vokalis #lampung