Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

I Made Widiana, Pensiun Dari KadiskopUKMP Badung Tetap Kembangkan Koperasi

Putu Resa Kertawedangga • Kamis, 27 Maret 2025 | 20:42 WIB
I Made Widiana, Kadis Koperasi, UKM, dan Perdagangan Badung yang akan pensiun.
I Made Widiana, Kadis Koperasi, UKM, dan Perdagangan Badung yang akan pensiun.

BALIEXPRESS.ID - I Made Widiana kini merupakan Kepala Diinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung yang sebentar lagi akan pensiun.

Sebab dirinya telah berusia 60 tahun dan akan menginggalkan karir sebagai birokrat pada 1 April 2025.

Meski akan purna tugas ternyata dirinya akan tetap mengabdikan diri untuk pengembangan koperasi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Keuangan Jagadhita Nusantara.

Kepada Koran Bali Express Jawa Pos Grup, Widiana mengaku, dirinya sangat bersyukur dapat memimpin Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DikopUKMP).

Hanya saja pengabdiannya akan berakhir setelah masa pensiun. Namun rasa cintanya terhadap koperasi tidak akan hilang.

“Boleh dibilang koperasi itu sudah mendarah daging bagi saya, jabatan terakhir ini saya sangat berterimakasih kepada bapak bupati (I Nyoman Giri Prasta) yang telah menempatkan saya sebagai KadiskopUKMP,” ujarnya.

Rasa cinta terhadap koperasi ini pun akan tetap dimiliki ayah dari tiga anak tersebut.

Sebab KadisUKMP Badung sejak 7 Januari 2020 ini akan tetap mengabdi untuk mengembangkan koperasi.

Dirinya pun telah membentuk LSP Keuangan Jagaditha Nusantara bersama 22 rekan.

“Karena koperasi itu sudah klik di hati saya, sudah menyatu dengn hati saya jadi kami bisa kembangkan dengan teman-teman,” ucapnya.

Sebab Widiana akan memajukan koperasi melalui pelatihan dan sertifikasi SDM di dalamnya.

Apalagi LSP yang dibentuk merupakan perpanjangan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Bahkan lembaga yang dibentuknya merupakan yang pertama di Bali dan Indonesia Timur.

“Ini juga karena hobi saja, mengembangkan SDM itu hobi juga, termasuk membangun Koperasi yang sehat kuat, tangguh, mandiri adalah tujuan pendirian LSP ini. Saya tidak akan diam begitu saja setelah pensiun jadi tetap mengembangkan bidang perkoperasian,” paparnya.

I Made Widiana adalah seorang birokrat asli Kabupaten Badung, dirinya telah mengabdi sejak 1 Februari 1986 sebagai staf di Kantor Camat Kuta.

Kemudian dirinya pindah tugas pada 3 Juni 1993 sebagai staf Kantor Lurah Tuban, dua tahun setelahnya ia mendapatkan promosi mendai Kaur Pembangunan di unit kerja yang sama.

Tahun 1998, Widiana mendapatkan tugas baru sebagai staf di Dinas Pertambangan.

Kemudian pindah tugas di Kantor Lurah Kedonganan dan menjadi Lurah pada 4 April 2007.

Belum genap setahun, pada 3 Maret 2008 ia pindah menjadi Kasi Angkutan di DKP Badung. Kemudian naik jabatan sebagai Kabid Angkutan di Dishubkominfo Badung pada 12 Januari 2011.

Tak berhenti disitu kakek dari tiga cucu ini kembali mendapatkan tugas yang lebih besar sebagai Camat Kuta Selatan pada 2 Juni 2017.

Saat bertugas dirinya juga mendapat tambahan tanggung jawab sebagai Plt. Camat Kuta selama setahun lebih, dari 1 September 2017 hingga 13 Februari 2019.

Setelah itu barulah dirinya mendapatkan tugas sebagai KadiskopUKMP Badung, sejak 7 Januari 2020.

Pria yang lahir pada 10 Maret 1965 ini telah menikah dengan Ni Negah Darmini dan dikaruniai tiga orang anak serta tiga cucu.

Sebagai birokrat, Widiana juga menamatkan studi pascasarjana Ilmu Agama di Universitas Hindu Indonesia pada tahun 2008.

Sebelumhya pria asal Kedonganan ini menempuh studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Warmadewa dan lulus pada 1994. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#KadiskopUKMP #birokrat #koperasi #pensiun #badung