BALIEXPRESS.ID – Di usianya yang masih sangat belia, Anak Agung Istri Purnama Utari Dewi atau yang lebih akrab disapa Gung Is telah menorehkan banyak prestasi membanggakan di dunia karate.
Lahir di Denpasar pada 27 Mei 2010, siswa kelas IX SMP Negeri 1 Semarapura ini berasal dari Dusun Nesa, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.
Meski baru menginjak usia 14 tahun, ia telah banyak mencuri perhatian lewat semangat dan ketekunannya di arena karate.
Putri pertama dari pasangan Anak Agung Gde Bagus Mahendra Putra dan I Dewa Ayu Rasna Hepianti ini memiliki impian besar yakni menjadi atlet karate nasional dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Cita-cita itu ia kejar dengan penuh dedikasi. Saat ini, ia bahkan tengah mengikuti program latihan khusus selama dua minggu bersama Pengurus Pusat (PP) INKAI di Jakarta, sebuah langkah penting dalam mengasah teknik dan mental bertandingnya.
Sejak kecil, Gung Is sudah menunjukkan minat besar pada olahraga bela diri. "Dari kelas 3 SD sudah mulai latihan karate," ujarnya.
Tak butuh waktu lama, prestasi demi prestasi pun mulai ia kumpulkan, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional. Mulai dari Porsenijar, ia berhasil juga meraih medali emas pada O2SN Nasional. Bahkan, ia juga sempat mewakili Indonesia dalam kompetisi karate internasional yakni Internasional Dutch Open for Youth Championship Tahun 2024” yang berlangsung di Almere, Netherland.
Dengan zodiak Gemini yang dikenal cerdas dan energik, Gung Is tumbuh sebagai sosok penuh semangat dan pantang menyerah. Orang tuanya pun terus memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan atletiknya.
Kini, dengan jam terbang yang terus bertambah dan semangat yang tak pernah padam, Gung Is terus melangkah menapaki jalur prestasi. Ia adalah gambaran nyata dari generasi muda Klungkung yang berani bermimpi besar dan siap membawa harum nama bangsa melalui jalur olahraga. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana