BALI EXPRESS, KUTA – Nama Evie Marheni memang sudah tidak asing lagi di jagad musik rock Bali. Dan aktor perempuan tersebut lebih dikenal sebagai salah satu vokalis wanita yang memiliki suara yang khas dengan power vokalnya. Wanita yang akrab disapa Evie ini juga saat ini masih berstatus aktif sebagai vokalis dari band bentukannya bernama Evie band.
Evie band sendiri juga hingga saat ini masih mengisi sejumlah panggung hiburan musik di pulau Bali. Saat tahun 2015 lalu, Evie band sudah mengeluarkan album bertajuk Swara Hati. Yang terakhir, tepatnya di akhir tahun 2016, Evie sendiri kembali menelurkan sebuah single bertajuk Kisah Kita. Sebagai seorang seniman, rupanya sosok Evie bukanlah sosok wanita yang cepat puas dengan pencapaiannya. Tidak cukup menjadi seorang penyanyi dan vokalis band, saat ini Evie Marheni juga telah melebarkan kiprahnya di dunia musik elektronik. Tentu profesi sebagai seorang female disc jockey (DJ) sudah kian di gemari banyak orang dari berbagai kalangan. Dan Evie salah satu musisi rock yang kecantol dengan profesi tersebut.
Kini wanita 32 tahun tersebut telah serius menekuni profesi tersebut. Saat diwawancarai, Evie yang akrab disapa ini mengungkapkan, kalau dirinya sudah melakoni female DJ sejak 2 bulan belakangan ini. “ Saya belajar sejak 6 bulan lalu. Tapi mulai main secara profesional 2 bulan lalu, dan astungkara sudah ada beberapa job reguler yang saya dapat,” ujarnya kemarin, Minggu (3/9). Wanita asal Kedonganan, Badung ini mengaku jika awal mula menjadi seorang DJ dilakukannya untuk menambah keahliannya dalam dunia musik. Namun rupanya, profesi tersebut lebih menghasilkan. Nama dan pamornya pun kian melejit. Evie pun ketiban rejeki dari tujuan awalnya yang hanya menambah keahlian saja.
Namun ia mengaku, kedua profesi, sebagai vokalis band dan seorang female DJ akan tetap dijalaninya. “Saat ini saya masih jalani dua-duanya kok. Nge DJ dan juga band,” jelasnya sambil tersenyum.
Untuk bulan Sepetember ini sendiri, Evie sudah memiliki beberapa job event yang harus dilakoninya sebagai seorang female DJ. Keseriusannya di dunia entertainment pun ternyata tidak hanya berperan sebagai DJ, namun dirinya juga menyediakan wadah atau tempat bagi para talent-talent lokal DJ yang dikenal dengan nama Moana Entertainment Management. “Saya juga punya usaha talent management. Jadi saya menyediakan talent dan juga sound sistem juga,” tambah ibu dua anak ini.
Sebagai seorang DJ, profesi ini tentunya sangat melekat dengan dunia malam. Tidak sedikiti masyarakat awam yang juga melihat profesi ini dari kacamata berbeda. Tidak jarang dunia hiburan malam dianggap identik dengan alkohol dan obat-obatan seperti narkoba dan lain sebagainya. Namun untuk hal itu, Evie mengaku sudah memikirkannya sejak awal sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia DJ. “Awalnya saya menduga pasti akan banyak pro dan kontra terutama dari pihak keluarga, tapi saya berusaha sekali menunjukkan kalau menjadi DJ ini murni sebuah profesi, sama halnya dengan profesi lainnya,” tuturnya.
Diakuinya, untuk menepis anggapan miring tentang dunia DJ, Evie mengatakan semuanya tergantung dari pribadi dari masing-masing. Namun di luar dari itu, dia memberikan kebebasan kepada orang-orang untuk bebas menilai. “Aku sih santai saja, Image jelek DJ tergantung DJ nya. Dan orang lain bebas menilai, toh yg aku lakukan tdk merugikan merek atau diriku sendiri. Jadi pointnya kembali ke diriku sendiri, aku yakin bisa menjaga nama baikku dan nama baik keluarga, dengan profesi yang aku tekuni sekarang ini,” tandasnya. Dikenal dengan nama Evie pada bandnya, dalam profesi barunya ini Evie kini memilih nama panggungnya sebagai Fdj’Ev.