BALI EXPRESS, KUTA - Sosok perempuan cantik yang pamornya sudah tak asing lagi di panggung dunia hiburan malam, yaitu DJ Dea Alexa, ini memang tengah ‘naik daun’. Multitalent, sekiranya layak untuk disematkan kepada sosok dara muda berdarah bandung ini. Bagaimana tidak, perempuan berusia 23 tahun ini memiliki paras cantik, seksi serta sangat atraktif saat melakoni profesinya sebagai seorang model.
Dia juga sempat masuk dalam majalah POPULAR Special Collector’s Edition February 2017 silam. Tidak hanya itu, Dea Alexa juga sering terlihat dalam sebuah acara program TV tanah air. Hebatnya, nama dan pamor Dea Alexa juga kian jadi ‘buah bibir’ perbincangan hangat para party people tanah air, yang mana dirinya kian mantab dengan profesi sebagai seorang female Disc Jockey (DJ) hebat. Beberapa pusat hiburan ternama di kota-kota besar di Indonesia bahkan hingga mancanegara, sudah pernah ia sambangi. Bahkan pulau Bali pun kerap ia kunjungi sekaligus menikmati waktu liburannya. Ya, semua itu tentu tidak terlepas dari kehebatan serta kelihaiannya memainkan controller DJ di balik turning table. Tak bisa dipungkiri pula, setiap penampilannya selalu memantik antusias club lovers (Clubbers) untuk terus jingkrak bergoyang.
Hingga kini, wanita pemurah senyum ini kian konsisten dengan profesi tersebut. Maka tidaklah menherankan kalau ketekunan serta keseriuasannya untuk berkiprah di dunia musik elektro ini membuahkan hasil. Dan bahkan terendus kabar, bahwa dirinya termasuk dalam Top 20 DJanes Asia. Itu berarti, skill serta talent yang di milikinya ini patut diperhitungkan di industri musik berskala internasional. Kabar ini pun dituturkannya langsung kepada koran Bali Express (Jawa Pos Group) beberapa waktu lalu, usai menhibur clubbers Bali. “Ya saya ada dapat bocoran dari salah satu juri, kalau nama aku masuk dalam Top 20 DJ Asia. Kemarin sih final result nya, pas tanggal 18 November kemarin. Hanya saja saya belum di infoin lagi,” tutur Dea sedikit tersenyum.
Ia mengaku, kalau memang kabar serta informasi tersebut benar, entah perasaan apa yang diutarakannya. Karena, salah satu mimpi serta target Dea dalam melakoni profesi female DJ untuk bisa bersaing dan ‘unjuk gigi’ di skala internasional. “Yang jelas pasti Campur aduk perasaan aku, kalau memang benar ini apresiasi pertama aku selama karir dj aku,” imbuhnya. Tapi pada intinya, lanjut Dea, dirinya tetap fokus pada keseriusan serta ketekutanannya untuk terus berlatih mengasah skill, mental, ataupun kemampuan dalam bermusik. “yang aku fokusin sih jelas semua yaitu skill, stage perform dan plan international karir. Kalau kiat untuk mantapin karir, yang jelas aku tetap banyak latihan untuk upgrade skill,” pungkasnya.
Ia juga tak memunhkiri, bersaing di dunia entertainment ini tidaklah mudah membalikan telapak tangan. Terlebih, perkembangan female DJ sekarang sudah mulai menjamur dan merambah diminati para kawula muda. “Kalau kiatnya apa yaa, buat aku sih ngga gampang down dan ngeluh aja sih. Dunia entertainment itu harus kuat mental. pAalagi setiap hari female DJ baru terus ada kan. Ya, di situ tantangannya. Tapi buat aku sih, satu lagi, yaitu tetap jaga attitude nomor satu,” tutupnya.
Editor : I Putu Suyatra