BALI EXPRESS, DENPASAR - TAK ada yang lebih hebat perihal memberikan kejutan istimewa yang bisa menyenangkan hati saat melihat kehadiran Sandra Fay diatas panggung. Ya. Tampil sebagai pembuka dalam Pentas bertajuk ‘Ini Bukan Nosstress’, salah satu musisi berdarah Italia yang kini mantab berkontribusi memberi warna musik beraliran folk di Bali, yaitu Sandra Fay, kian ‘membius’ ratusan Penonton yang sudah memadati Gedung Candra Metu, kalangan Institut Seni Indonesia, Denpasar pada Sabtu malam lalu (3/2).
Penampilan Sandra Fay dengan satu lagu merdu karyanya sendiri di malam itu pun langsung ‘menghipnotis’ penonton yang sudah tak sabar menunggu penampilan sang idola, Nosstress. “Selamat malam semuanya,” sapa Sandra usai menyanyikan satu lagu pertamanya.
Pantauan Koran Bali Express (Jawa Pos Group) dari tempat pertunjukan saat penampilannya ini membuat tak sedikit penonton yang menolehkan kepalanya saat Sandra Fay tampil. Kebanyakan, ratusan penonton ini terlihat fokus menyaksikan penampilan musisi kelahiran Bali saat perform diatas panggung. Di malam yang berbahagia, khusus bagi para fans dan penggemar setia Nosstress pula, Sandra yang akrab disapa ini juga tampil semakin memukau.
Dan tidak hanya membawakan 1 buah lagu, namun lagu kedua karyanya sendiri yang didendangkan, semakin menghantarkan kehangatan suasana malam menuju puncak acara, dimana konser album musik bertajuk ‘Ini Bukan Nosstress’ menampilkan 3 personil band Nosstress yang masing-masing akan bernyanyi, diantaranya Man Angga (Gitar/Vokal), Kupit (Gitar/Vokal) dan Cok Bagus (Kajon/Harmonika/Pianika).
Ya, sosok perempuan cantik berusia 23 tahun ini memang bisa dibilang cukup dekat dengan band ternama sekelas Nosstress. Terlebih mereka pernah berkolaborasi dalam single berjudul ‘Kita’. Usai penampilannya, Sandra yang malam itu tampil sederhana dengan gaya busana anggun mempesona berwarna hitam putih tersebut mengakui jika Nosstress bukanlah sekedar band namun jauh dari itu, Nosstress adalah sebuah komunitas dan keluarga baginya.
“Nosstress itu adalah komunitas besar, dan jauh dari itu bagi saya pribadi Nosstress adalah keluarga. Dengan Nosstress saya merasa nyaman dan selayaknya sudah keluarga sendiri,” tuturnya. Lebih jauh, Sandra juga memuji karya-karya dari Nosstress. “Nosstress ini karyanya sangat keren dan tidak lekang oleh waktu,” imbuh perempuan yang sangat mencintai alam ini. Dan Sandra berharap, Nosstress tetap berkarya dengan hati dan mampu menjadi sumber inspirasi bagi semua umat.
Editor : I Putu Suyatra