BALI EXPRESS, DENPASAR - Bersamaan dengan peluncuran single terbaru dari Aya dan Laras, bertajuk ‘Your Love’, duo musisi muda nan cantik ini juga memperkenalkan nama baru mereka kehadapan publik dengan sebutan Alien Child.
Untuk diketahui, kedua kakak beradik ini sudah ‘moncer’ dan dikenal dengan nama BTMDG atau singkatan dari Batumadeg, sebuah nama kampung halaman mereka di Nusa Penida. Semasa berkarir di Industri musik, BTMDG sudah merilis banyak lagu tentang pesan-pesan sosial dan mengkritisi aneka peristiwa di berbagai belahan dunia, sebagaimana diungkapkan dalam lagu ‘Happy Place’, ‘Thousand Candles for Peace’ dan ‘Hanya Sementara’. Perjalanan karir kala itu pun sudah banyak mereka selami untuk bisa tampil di berbagai acara kesenian dan festival. Seperti diantaranya, Nusa Penida Festival (2015), Pentas Musik ‘Kembali ke Ibu’ di Bentara Budaya Bali (2016), Semarapura Festival (2017), Sanur Village Festival (2017), dan Ubud Writers and Readers Festival (2017).
Terkait diubahnya nama duo group tersebut menjadi Alien Child, Aya menuturkan alasannya, bahwa mereka sudah banyak melalui proses dan tahapan panjang terakait pemahaman, pengalaman, dan pengetahuan melalui sejumlah lagu yang sudah diciptakan. Dan dengan konsep gaya bermusik serta makna yang lebih dalam lewat single pertama sekaligus menjadi jembatan untuk merampung album baru nantinya, adalah alasan kami untuk merubah nama kami.
“Sebenarnya kami bersungguh diri menciptakan album baru ini karena ingin hadir dengan image kekinian, yaitu Alien Child. Sudah lama kami ingin membuat album, tetapi dalam prosesnya tak jarang hasilnya kurang memuaskan. Tahun 2016 ada 20 lagu yang sudah direkam tidak kami publish karena kami menyadari bahwa lagu-lagu itu bukan yang kami niatkan untuk dipersembahkan kehadapan publik luas,” jelas Aya.
Maka dari itu itu, lanjut Aya, Alien Child bukanlah merujuk pada sosok tertentu dan bukan juga Aya dan Laras. Alien Child merupakan cerminan tentang ‘rumah’ bagi semua orang yang pernah terasing, ditinggalkan, dan terlupakan.
“Jadi melalui lagu karya cipta pilihan kita, Aya dan Laras ingin menghadirkan sebuah ‘rumah teduh’, menentramkan bagi siapa saja, terutama bagi remaja yang berupaya menemukan jati dirinya. Bukan sosok molek tiruan, tetapi diri hakiki mereka yang paling murni dan alami. Tidak jadi soal itu ‘buruk rupa’ atau mengganggu pandangan. Ya, Alien Child adalah rumah kebersamaan bagi siapa saja untuk diterima dan dicintai apa adanya,” tutupnya. Ay juga meyakinkan, meski nama mereka diganti, akan tetapi keduanya akan tetap menjadi Aya dan Laras dengan tetap pada filosofi nama sebelumnya yaitu BTMDG.
Editor : I Putu Suyatra