Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Aksiku Diharapkan Jadi Spirit Kebangkitan Seniman di Tengah Pandemi

Nyoman Suarna • Senin, 25 Oktober 2021 | 21:07 WIB
Aksiku Diharapkan Jadi Spirit Kebangkitan Seniman di Tengah Pandemi
Aksiku Diharapkan Jadi Spirit Kebangkitan Seniman di Tengah Pandemi


SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Lomba mebapang barong dan makendang tunggal di Pelataran Pamedal Museum Semarajaya, Klungkung, ditutup Minggu (24/10) malam. Lomba ini serangkaian kegiatan atraksi melestarikan seni dan kebudayaan (Aksiku) yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Klungkung. Sehari sebelumnya juga sudah digelar pembukaan dengan menampilkan lomba busana adat ke pura, lomba tari jauk manis dan mekendang tunggal.



Penutupan lomba Minggu malam dihadiri  Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra mewakili Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Winastra berharap lomba itu mampu membangkitkan kreativitas seniman Klungkung di tengah pandemi Covid-19. “Melalui kegiatan ini semoga para seniman di Kabupaten Klungkung bisa bangkit di tengah situasi Covid-19,” jelas Winastra.



Sementara Suwirta dalam sambutannya dibacakan oleh Winastra mengatakan,  Aksiku  merupakan event budaya yang terselenggara sejak tahun lalu. Rangkaian kegiatan ini mengacu pada pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah. Seperti kesenian, tradisi, adat-istiadat, permainan rakyat, pengetahuan tradisional dan lainnya. Melalui program ini, pihaknya mengajak agar seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan budaya sebagai marwah dari setiap perilaku kehidupan, kapan dan di mana pun berada. “Selamat kepada para pemenang lomba. Jangan hanya berpuas diri sampai di sini, tetapi terus lah berkreasi dan terus berupaya menggapai prestasi puncak untuk kemajuan seni dan budaya di Kabupaten Klungkung,” ujarnya.



Sementara itu,   Kepala Disbudpora Klungkung Ida bagus Jumpung Gede Oka Wedhana menyampaikan, tujuan kegiatan itu untuk membangkitkan kembali semangat para seniman di tengah Covid-19. Kegiatan dipastikan telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dengan sebaik-baiknya. Untuk menghindari kerumuman, kegiatan digelar secara virtual.



Tiap Kecamatan mengirimkan dua pasang penari bapang barong dan dua orang peserta mekendang tunggal.  Mebapang barong diikuti  8 peserta. Juara 1 nomor urut 04 Kecamatan Banjarangkan, juara 2 diraih nomor urut 03 Kecamatan Klungkung dan juara 3 diraih nomor urut 08 Kecamatan Banjarangkan. Sedangkan untuk juara lomba mebapang barong juara 1 diraih nomor urut 05 Kecamatan Klungkung, juara 2 diraih nomor urut 07 Kecamatan Banjarangkan dan juara 3 diraih nomor urut 01 Kecamatan Banjarangkan.



Editor : Nyoman Suarna
#klungkung