Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Andrew Kalaweit “Tarzan Kalimantan”, Ternyata Blasteran Prancis dan Dayak

Nyoman Suarna • Jumat, 27 Mei 2022 | 18:47 WIB
Andrew Kalaweit  “Tarzan Kalimantan”
Andrew Kalaweit “Tarzan Kalimantan”
Nama Andrew Kalaweit kini tengah ramai menjadi perbincangan di linimasa media, terlebih lagi ketika ia diundang ke podcast milik Deddy Corbuzier di kanal YouTube.

Popularitasnya kemudian semakin meningkat seiring dengan dirinya menjadi seorang YouTuber yang menghadirkan konten mengenai alam dan hewan buas di kanal YouTubenya

Tak jarang dia selalu tampil bolak-balik di media sosial lainnya seperti TikTok. Andrew Kalaweit ini merupakan pemuda blasteran Prancis-Kalimantan. Usianya memang terbilang masih muda, namun Andre Kalaweit kerap kali memperlihatkan dirinya masuk ke hutan dan berdiam diri di pohon tertinggi untuk menikmati pemandangan. Tak heran ia dijuluki sebagai “Tarzan Kalimantan”.

Ia merupakan kelahiran 29 Januari 2004. Andrew adalah anak dari pasangan Aurelien Francis Brule (Chanee Kalweit) dan Nur Pradawati. Ayah dari Andrew Kalaweit berasal dari Prancis, sedangkan ibunya merupakan warga asli dari Indonesia dan berasal dari suku Dayak, Kalimantan.

Aurelien Francis Brule  (Chanee) berprofesi sebagai seorang konservator alam. Ia memilih tinggal di hutan Kalimantan untuk melindungi satwa liar. Orang tua Andrew mendirikan Yayasan Kalaweit pada tahun 1998. Melalui yayasan ini keluarga Andrew Kalaweit berfokus untuk melindungi alam di Kalimantan, seperti orang utan, harimau dan satwa lain. Editor : Nyoman Suarna
#blasteran #tarzan kalimantan #prancis #dayak #Andrew Kalaweit