BALI EXPRESS - Aksi selebgram Jovi Adhiguna memakan kerupuk babi di restoran A Fung viral di media sosial beberapa hari terakhir. Ini lantaran ia mengkonsumsi makanan terbuat dari babi di restoran yang bersertifikasi halal. Kejadiannya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Minggu lalu (16/7).
Sontak aksi Jovi itu pun mengundang berbagai kecaman publik. Hal ini lantas membuat pihak management restoran langsung mengambil keputusan cepat, menghancurkan seluruh peralatan makan pada hari Rabu (19/7).
Terkait hal itu, selebgram Zanza Bella ikut menanggapi kasus makan kerupuk babi di Restoran A Fung. Melalui media sosial Instagram pribadinya @Zanzabella, Zanza mengungkap respon publik terhadap kasus Jovi makan kerupuk babi di salah satu restoran terlalu berlebihan. Hal ini lantaran dilakukan di Bali, karena Bali berbeda dengan provinsi lainnya.
“Di mana babi bukan kuliner yang perlu sembunyi-sembunyi diperjual-belikan, apalagi dimakan,” ungkap selebgram Zanza bella dikutip, Senin (24/7).
Zanza juga menyarankan kepada pihak Angkasa Pura dan pihak terkait di bandara agar menyediakan restoran non halal sehingga tidak ada diskriminasi hanya karena persoalan isi perut.
“Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal, tidak melarang non muslim menjual produk non halal. Halal untuk kami, haram untuk mereka, lalu letak masalahnya di mana?” tanya Zanza.
Lebih lanjut Zanza menegaskan agar masalah tersebut tidak dibesar-besarkan. Pihaknya juga berharap pemerintah segera bisa mengatasi permasalah soal “haram dan halal” tersebut.
“Udahlah ya, ga usa dibesar-besarkan. Bagaimana kalau sapi juga diharamkan di Bali? Kan ga lucu,” imbuhnya.
Editor : Nyoman Suarna