BALI EXPRESS - Viral sebuah video penganiayaan seorang pemuda yang diduga dilakukan oleh oknum TNI. Atas kejadian itu, pengacara kondang Hotman Paris melalui unggahan di akun Instagram pribadinya turut mendukung untuk menyuarakan keadilan atas kematian Imam Masykur.
Dalam unggahan di akun Instagram @hotmanparisofficial, Hotman Paris siap menerjunkan tim Hotman 911 untuk membantu mengusut kasus tersebut.
“Hotman 911 siap meluncur apabila dibutuhkan oleh keluarga korban,” tulis Hotman Paris, Minggu (27/08).
Pengacara nyetrik itu pun menjelaskan mengapa rakyat kecil perlu bantuan tim Hotman 911, sebab ia memiliki follower dalam jumlah yang banyak.
Akunnya banyak difollow oleh petinggi aparat hukum sehingga tindak tanduk aparat penyidik dan pejabat yang menangani kasusnya langsung dibaca oleh petinggi Polri dan pejabat pemerintah RI.
Pada postingan lain Hotman Paris juga mengunggah rekaman suara kronologis penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI tersebut.
“Apa benar oknum TNI pembunuhnya? Mohon panglima TNI berikan tanggapan! Ayok semua netizen ikut bersuara, no viral no justice! People power bantu Tim Hotman 911,” tulisnya.
Sebelumnya, kasus penganiayaan menimpa Imam Masykur. Pelakunya diduga oknum TNI yang terdiri atas 1 orang dari Paspampres dan 2 orang lagi dari satuan Kopassus.
Korban yang baru berumur 25 tahun diduga diculik terlebih dahulu sebelum dianiaya hingga tewas.
Para pelaku diketahui mengirimi keluarga korban video penyiksaan yang akhirnya viral di media sosial.
Video pertama memperlihatkan korban dipukul berulang kali di bagian punggung menggunakan benda tumpul. Saat bersamaan pelaku mengancam pihak keluarga untuk segera mentransfer uang tebusan sebesar Rp 50 juta.
Pelaku tersebut juga mengatakan apabila uangnya tidak segera dikirimkan, korban akan dihabisi kemudian dibuang ke sungai.
Di video lain terlihat punggung korban yang sudah dipenuhi luka lebam dan berdarah.
Editor : Nyoman Suarna