"Na, kalau saya itung-itung Pak, ngak mungkin Pak. Itu kalau saya itung-itung 11.100 harga pertalite dunia, penggunaan 240 miliar liter, kalau kita itung itu totalnya 202 kuadratriliun, negara kita ngak mampu Pak," Ucap Deddy Corbuzier dalam podcast close the door bersama Cak Imin dikutip pada Senin, (6/11).
Baca Juga: Deddy Corbuzier Tawarkan Jadi Menteri Peranan Perempuan ke Cak Imin, Ini Alasannya
Mendengar pernyataan Deddy, Cak Imin pun meluruskan gagasan tersebut dan menjelaskan bahwa BBM gratis tersebut hanya untuk beberapa subsidi. Jadi, tidak semua warga Indonesia mendapatkan BBM gratis tersebut.
“Sebetulnya itu gratis untuk beberapa subsidi seperti angkutan umum misalnya di subsidi, ada juga misalnya ojek yang benar-benar produktif,” jelas Cak Imin.
Mendengar pernyataan itu, Deddy Corbuzier pun menegaskan kembali bahwa pernyataan yang menyebut jika pasangan capres dan cawapres itu menang akan menggratiskan BBM itu bohong. Cak Imin pun mengiyakan dan memberi penjelasan.
“Jadi tidak semua diratakan tetapi gratis untuk segmen tertentu terutama orang tidak mampu dan memiliki akses untuk bekerja,” jelas Cak Imin.
Baca Juga: Capres Ganjar Ternyata Cucu Mantu Mbah Hisyam: Tokoh NU, Kiai Pejuang Asal Purbalingga
Sebelumnya, sebuah video dari Wasekjen PKB Syaiful Huda viral di media sosial beberapa waktu lalu. Dalam video itu, Syaiful Huda mengungkapkan beberapa janji apabila Cak Imin bisa menang dalam Pilpres 2024.
“Kalau Gus Muhaimin dan PKB menang, semua yang punya sepeda motor, BBM yang kita subsidi. Gratis. Tanpa biaya. Siapa di sini yang punya sepeda motor? PKB menang, Gus Muhaimin presiden, disubsidi serendah-rendahnya harga subsidi BBM,” ungkapnya.
Editor : Wiwin Meliana