Jessica Iskandar dan suaminya Vincent menegaskan masih membuka kesempatan pada Steven untuk berdamai. Namun mereka mengajukan syarat apabila perdamaian ini akan terjadi. Mereka ingin pihak principal langsung yang berbicara tanpa ada campur tangan kuasa hukum.
Baca Juga: Jelang Pensiun, ASN di Klungkung Diminta Bisa Ikhlas dan Berfikir Positif
"Kalau dia mau damai, dari awal kita sudah bilang mau damai. Cuma yang make sense saja lah. Kalau memang mau damai, saya nggak usah bicara sama kuasa hukumnya dia, sama Pak Togar, saya nggak mau. Nggak usah pakai kuasa hukum," kata Vincent di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (21/22) dikutip dari Jawa Pos.
Dan yang pasti, perdamaian baru akan terwujud apabila kerugian yang sempat dialami oleh Jessica Iskandar dan Vincent dikembalikan oleh Steven. Dengan adanya syarat tersebut di atas, maka Jessica Iskandar dan Vincent menyerahkan sepenuhnya kepada VIncent apakah yang bersangkutan akan berdamai atau kasus penipuan dan penggelapan ini akan terus berlanjut.
Baca Juga: Kabar Baru: TikTok Shop akan Buka Lagi di Indonesia, Ini Tiga Syarat yang Diberikan Menkop
Steven baru saja tiba di Indonesia tadi malam Selasa (21/11) setelah sekitar 1,5 tahun dia berada di luar negeri. Steven akhirnya ditangkap oleh otoritas di Thailand setelah Interpol Polri mengirimkan red notice.
Kasus ini berawal dari bisnis rental mobil di Bali antara Jessica Iskandar-Vincent dengan Steven. Sayangnya, bisnis tersebut jadi berantakan dan sejumlah mobil milik Jessica Iskandar tidak dikembalikan oleh Steven. Dan sampai sampai sekarang, sejumlah mobil tersebut tidak diketahui keberadaannya.
Editor : Wiwin Meliana