Bunda Corla yang tinggal di Jerman tersebut ternyata merespons negatif tentang keberadaan pengungsi Rohingya yang berlabuh di pesisir pantai Aceh.
Dalam beberapa komentarnya, bunda Corla terang-terangan menyatakan ketidaksukaannya kepada pengungsi asal Myanmar tersebut.
“Ngelunjak itu, dikasih makan nggak cukup, mengeluh lagi dia, sudah tahu numpang,” ungkapnya dalam video yang berdurasi satu menit tersebut.
Perempuan yang berumur 49 tahun tersebut juga memperagakan perilaku pengungsi Rohingya saat diberi makan oleh warga Aceh dan para relawan.
Gestur yang ditunjukkan bunda Corla menunjukkan pengungsi Rohingya yang tidak pernah cukup ketika diberi makan oleh warga lokal.
Perempuan itu juga mengatakan “nggak tahu diri kau! Kalau aku di situ kulempar lagi pakai nasi basi, nggak cukup? Hah? Nggak ada etika,” lanjutnya dengan gayanya yang unik.
Sahabat Ivan Gunawan itu pun mengingatkan warga Indonesia tidak melihat pengungsi Rohingya dari agamanya namun dari etikanya.
“Jangan lihat karena se-agamanya, se-agama tapi sama tidak? beretika tidak mereka? Dikasihani tapi nggak tahu,” pungkasnya.
Baca Juga: Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Siswi SMP di Jembrana Bali, Pria Berusia 22 Tahun Resmi Tersangka
Bunda Corla juga mengungkapkan fungsi Agama untuk menjadikan manusia agar beretika dan itu berlaku untuk pengungsi Rohingya.
“Agama diturunkan untuk manusia agar beretika, agama diturunkan supaya nggak jadi jahiliyah kelakuan, jadi jangan salah,” ungkapnya menasehati para penonton.
Video tersebut pun dibagikan ulang oleh beberapa akun Tiktok. Salah satunya oleh akun X @kegblgnunfaedh.
Editor : Wiwin Meliana