BALI EXPRESS - Aktor dan presenter Ricky Cuaca membagikan pengalaman tidak menyenangkan saat mengunjungi salah satu bar terkenal di Bali.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Ricky menceritakan kejadian diskriminasi yang dia dan teman-temannya alami.
Diskriminasi Sandal
Pada kunjungan pertama, Ricky dan teman-temannya tidak diizinkan masuk karena salah satu temannya menggunakan sandal.
Baca Juga: Hasil Imbang Bali United vs Borneo FC di Championship Series Liga 1 Indonesia 2023/2024
Ricky memahami aturan tersebut, namun dia mempertanyakan perlakuan diskriminatif yang dia lihat.
"Beberapa bule yang ikut ngantre di belakang kita, mereka juga pakai sendal tapi dibolehin masuk sama security," ungkap Ricky dalam videonya.
Aturan Pembayaran yang Berbeda
Di lain kesempatan, Ricky dan teman-temannya mengalami kesulitan saat ingin melakukan pembayaran.
Bule dilayani dengan mudah, sedangkan mereka harus antre dan melewati tangga terlebih dahulu.
"Kita orang lokal disuruh antre lewat jalur atas, harus naik tangga buat bayar. Tapi bule disuruh lewat jalur bawah," jelas Ricky.
Baca Juga: BNI Agen46 Hadir di Booth wondrous BNI Java Jazz Festival 2024, Ikuti Keseruan Gamesnya
Kekecewaan Ricky Cuaca
Ricky mengaku kecewa dengan perlakuan diskriminatif tersebut.
Dia tidak menyalahkan petugas keamanan yang hanya menjalankan perintah atasan, namun dia mempertanyakan kebijakan pemilik bar.
"Kenapa lu bedain turis lokal dan mancanegara? Sedangkan bar lu itu berdiri di atas tanah Bali, di negara Indonesia," tegas Ricky.
Pesan Ricky Cuaca
Pengalaman Ricky Cuaca ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha di Bali untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap pengunjung.
Penting untuk memperlakukan semua orang dengan hormat dan adil, tanpa memandang asal negara atau status sosial.
Reaksi di Media Sosial
Unggahan video Ricu di Instagram mendapat banyak perhatian dari netizen yang mendukung pandangannya dan mengutuk perlakuan diskriminatif tersebut.
Banyak yang berharap agar tempat-tempat hiburan di Bali lebih adil dan tidak membedakan pengunjung berdasarkan asal-usul mereka. ***