Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Isa Zega Dihujat Usai Posting Video Umrah Pakai Hijab, Disebut Nistakan Agama

Wiwin Meliana • Rabu, 20 November 2024 | 17:20 WIB

Selebgram Isa Zega dihujat usai posting video umrah pakai Hijab
Selebgram Isa Zega dihujat usai posting video umrah pakai Hijab

BALIEXPRESS.ID-Sahrul alias Isa Zega, seorang selebgram transgender, baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah mengunggah video momen dirinya melaksanakan ibadah umrah dengan mengenakan atribut perempuan.

Video tersebut langsung mendapat perhatian publik, dan sejak itu, akun Instagram pribadinya telah diprivat.

Baca Juga: Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Melalui Reforma Agraria di Asta Cita Presiden Prabowo

Dalam video yang diunggah, Isa Zega terlihat mengenakan busana syari khas perempuan saat melaksanakan ibadah umrah. Sebagai latar belakang, terdengar lagu "Risalah Hati" yang dinyanyikan Yura Yunita, sambil Isa Zega membubuhkan narasi pada video tersebut.

 "Aku Bisa, Yura. Alhamdulillah, Masha Allah. Mencium Hajar Aswad pun aku bisa," tulisnya dalam keterangan video tersebut.

Tindakan Isa Zega langsung menuai reaksi keras dari netizen. Banyak yang mengecamnya karena dianggap menistakan agama Islam dengan mengenakan pakaian perempuan saat menjalankan ibadah umrah.

Perilaku tersebut memicu desakan dari sejumlah warganet agar polisi segera menangkapnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Peristiwa ini mengingatkan pada kasus serupa yang terjadi di Malaysia pada 2021.

Baca Juga: Viral Petugas Lapas Ini Dimutasi Usai Rekam Napi Diduga Pesta Narkoba, Kini Cari Keadilan

Saat itu, pengusaha kosmetik dan selebritas transgender, Nur Sajat Kamaruzzaman, juga dihujat publik karena mengenakan pakaian perempuan saat menghadiri acara keagamaan di Selangor.

Ia juga berpose di depan Ka'bah mengenakan mukena, yang dianggap oleh sebagian masyarakat Malaysia sebagai penghinaan terhadap agama Islam.

 Kasus tersebut membuat polisi Malaysia berusaha menangkap Nur Sajat berdasarkan UU Syariat, namun ia melarikan diri ke Thailand untuk mencari suaka ke Australia.

Meski Nur Sajat membela diri dengan menyebut dirinya sebagai hermafrodit, pemerintah Malaysia tetap tidak menerima keberadaannya selama ia tidak kembali ke kodratnya sebagai perempuan.

Masyarakat Malaysia pun tidak bisa menerima sosok tersebut kembali ke dalam kehidupan sosial mereka.

Baca Juga: Niluh Djelantik Desak Hukuman Mati untuk Pelaku Pabrik Narkoba di Bali

Kembali ke kasus Isa Zega, tindakan kontroversialnya yang menonjolkan identitas transgender saat beribadah di tanah suci mengundang kecaman di kalangan sejumlah pihak yang menilai bahwa hal itu melanggar norma agama dan moralitas.

Sebagai respon, banyak warganet yang menuntut tindakan tegas dari pihak berwenang untuk menindaklanjuti perbuatan Isa Zega.

Sementara itu, pihak terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah lebih lanjut terhadap Isa Zega. Namun, kasus ini tetap menarik perhatian dan memicu perdebatan hangat mengenai identitas gender, agama, dan kebebasan berekspresi di Indonesia.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#Isa Zega #hijab #transgender #hujat #umrah