BALIEXPRESS.ID- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan apresiasi kepada 25 Karya Film Terbaik ACFFEST 2024 yang telah berkontribusi dalam menyuarakan pesan anti-korupsi, melalui acara Awarding ACFFEST (Anti-Corruption Film Festival) 2024 yang digelar pada Jumat (6/12/2024) di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Bali.
Nurul Ghufron selaku Pimpinan KPK, mengatakan seluruh finalis kompetisi ACFFEST adalah pemenang.
Namun, layaknya sebuah kompetisi, perlu ditentukan yang terbaik dari yang terbaik.
Setelah melalui proses panjang dan tentunya menyenangkan, ACFFEST KPK pun mengumumkan 9 Karya Film Terbaik dari yang terbaik.
“Penentuan film-film tersebut didasarkan pada beberapa aspek pertimbangan seperti nilai-nilai anti-korupsi yang terkandung, orisinalitas cerita dan cara bercerita, serta teknis produksi,” katanya.
Mewakili finalis dan pemenang ACFFEST 2024, Muhammad Azhar selaku Sutradara Pirates of Sepuluh Ribuan yang dinobatkan sebagai Best Movie ACFFEST 2024 kategori Ide Cerita Film Pendek, menyampaikan bahwa menjadi bagian dari ACFFEST adalah pengalaman berharga.
“Festival ini tidak hanya menghargai karya anak bangsa, tetapi juga memberi kami pelajaran penting tentang keberanian untuk menyuarakan nilai-nilai anti-korupsi,” kata Muhammad Azhar
Melalui kesempatan ini, ia menyampaikan apresiasi kepada KPK yang telah memberikan bantuan dana produksi, workshop pendalaman ide cerita, serta pendampingan produksi oleh sineas profesional.
Tak hanya itu, KPK bahkan memberikan dukungan promosi dan publikasi untuk film-film yang telah dihasilkan sebagai alat kampanye untuk mengedukasi pesan anti-korupsi ke seluruh penjuru negeri.
25 Karya Film Terbaik ACFFEST 2024:
Ide Cerita Film Pendek:
- Magdalena, karya sutradara Yohanes Ekoprasetyo Watu dari NTT
- Jebakan P, Jebakan P!, karya sutradara Ari Nurwahyudi dari Bali
- Pirates of Sepuluh Ribuan, karya sutradara Muhammad Azhar dari Riau
- Suka Telor, karya sutradara Fajar Boby Saputra dari Semarang
- Tabrak Lucy, karya sutradara Abdul Alim Musyafa, dari DI Yogyakarta
- Menabur Angin Menuai Badai, karya sutradara Indigo Gabriel Zulkarnain, dari DI Yogyakarta
Re-match Ide Cerita Film Pendek:
- Balik Nama, karya sutradara Roberto Rosendy dari Jawa Barat
- Hanya Printer, karya sutradara Sri Suratiyah dari DI Yogyakarta
- Sandal Bupati, karya sutradara Nick Julio Siahaan dari DKI Jakarta
Ide Cerita Film Vertikal:
- Ati, karya sutradara Arfiyan Dewa dari Kalimantan Barat
- Black Forest (Kue Untuk Nilaiku), karya sutradara Aurelia Tasya Adinda dari Klaten
- Di Atas Normal, karya sutradara Moch Firman Maulana, dari Tasikmalaya
Film Pendek Fiksi:
- Ulat-ulat Menggeliat, karya sutradara Taufik Wicaksono dari Jawa Barat
- Baju Wasiat, karya sutradara Ali Bayanu Kilbaren dari Maluku
- Meriam Karbit, karya sutradara Vera Isnaini dari Kalimantan Barat
- Pembayun, karya sutradara Ardian Parasto, dari Jawa Tengah
- RECEH, karya sutradara Iwan RS, dari DI Yogyakarta
- Subuh (Miracle at Dawn), karya sutradara Achmad Rezi Fahlevie dari DI Yogyakarta
Film Pendek Animasi:
- Solemates, karya sutradara Muhammad Farrel Cesario dari Banten
- Jangan Takut Jujur, karya sutradara Adithya Yustanto dari Jawa Timur
- Generate, karya sutradara Izhar Faturrahman dari Riau
- Bandung 2025: A Story From The South, karya sutradara Dava Gibran, dari Jawa Barat
Ide Cerita Film Pendek ACFFEST Regional
Regional Nusra:
- Roti Suci di Hari Sabtu, karya sutradara Emilianus U. K. Patar & Bonifasius M. Kolin, dari Kupang
Regional Indonesia Timur:
- Kita Mo Jadi Superhero, karya sutradara Win Ilyas dari Ternate
- Jual Babi, karya sutradara Natias Mirin dari Papua
Adapun 9 Karya Film Terbaik dari yang Terbaik ACFFEST 2024, adalah:
Ide Cerita Film Pendek
- Pirates of Sepuluh Ribuan, karya sutradara Muhammad Azhar dari Riau (Best Movie)
- Magdalena, karya sutradara Yohanes Ekoprasetyo Watu dari NTT (Jury Mention)
- Tabrak Lucy, karya sutradara Abdul Alim Musyafa dari DI Yogyakarta (Jury Mention)
Re-match Ide Cerita
- Balik Nama, karya sutradara Roberto Rosendy dari Jawa Barat (Best Movie)
Ide Cerita Film Vertikal
- Ati, karya sutradara Arfiyan Dewa dari Kalimantan Barat (Best Movie)
Film Pendek Fiksi
- Pembayun, karya sutradara Ardian Parasto, dari Jawa Tengah (Best Movie)
- RECEH, karya sutradara Iwan RS, dari DI Yogyakarta (Jury Mention)
Film Pendek Animasi
- Jangan Takut Jujur, karya sutradara Adithya Yustanto dari Jawa Timur (Best Movie)
- Solemates, karya sutradara Muhammad Farrel Cesario dari Banten (Jury Mention). (*)