Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Soal Wajah Vadel Badjideh Diganti Gambar Monyet, Ini Penjelasan Band Radja

Wiwin Meliana • Selasa, 24 Desember 2024 | 20:07 WIB

Band Radja beri klarifikasi soal protes Vadel Badjideh
Band Radja beri klarifikasi soal protes Vadel Badjideh

BALIEXPRESS.ID-Band Radja angkat bicara terkait protes yang dilontarkan oleh Vadel Badjideh mengenai video klip lagu terbaru mereka, "Apa Sih", yang dirilis pada 21 Desember 2024.

Dalam video klip tersebut, wajah Vadel diganti dengan gambar monyet, yang memicu reaksi negatif dari Vadel yang menyatakan kekecewaannya melalui sebuah video di TikTok.

Baca Juga: Sebabkan Kemacetan dan Ganggu Pelayanan Kaki, Fraksi Nasional Solidaritas Desak Toko Swalayan Sediakan Parkir Memadai

Vokalis Radja, Ian Kasela, menjelaskan bahwa "Apa Sih" adalah hasil kolaborasi mereka dengan Cinderella dengan genre koplo yang upbeat.

Dalam pembuatan video klip tersebut, Radja mengajak Vadel Badjideh dan abangnya, Bintang, untuk menjadi bintang tamu.

Ian mengungkapkan bahwa mereka memilih Vadel dan Bintang karena keduanya memiliki talenta yang kuat dan energi yang sesuai dengan karakter lagu.

"Kami jarang menemukan orang yang sangat energik seperti Vadel, tanpa melihat latar belakang. Itu sebabnya kami memilihnya," ujar Ian dalam konferensi pers pada Senin, 23 Desember 2024, dikutip dari Pojoksatu.id dan YouTube HYPE.

Baca Juga: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka KPK dalam Kasus Dugaan Suap

Namun, Ian mengungkapkan kekecewaannya atas reaksi yang datang dari Vadel, yang membuat video TikTok sebagai bentuk protes.

 Ian menjelaskan bahwa sejak awal, Vadel hanya diminta untuk mengisi suara guide vocal agar bisa merasa lebih dekat dengan lagu, bukan untuk bernyanyi dalam video klip tersebut.

Ian juga menyebutkan bahwa Vadel mungkin salah paham mengenai statusnya dalam lagu tersebut, yang sebenarnya hanya melibatkan Cinderella sebagai bintang tamu.

Mengenai penggunaan gambar monyet dalam video klip, Ian menegaskan bahwa tidak ada niat untuk menghina Vadel.

Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut melalui kesepakatan antara manajemen Radja dan manajemen Vadel, yang diwakili oleh sang abang, Martin Badjideh.

Gambar monyet dipilih karena terinspirasi dari salah satu lagu Bruno Mars, "Lazy Time", yang juga menampilkan gambar monyet.

Baca Juga: Jelang Nataru, PLN dan Pemprov Bali Pastikan SPKLU Siap Layani Kendaraan Listrik

 "Kami kira ini sudah clear, mungkin informasi ini belum disampaikan dengan baik oleh abangnya kepada Vadel," kata Ian.

Meski protes Vadel cukup viral di media sosial, Ian memastikan bahwa pihaknya tidak akan menarik atau mengedit video klip tersebut. "Revisi enggak akan, video klip kalau rilis ya rilis, tidak akan take down. Kalau di-take down sayang, biarin aja," tegasnya.

Ian juga berharap Vadel bisa lebih santai dan tidak merasa dihina. "Kami tidak ngatain dia monyet. Kami cuma ingin menggambarkan dia sebagai Bruno Mars Indonesia," pungkas Ian Kasela.

 

Editor : Wiwin Meliana
#lagu #band radja #Apa Sih #klarifikasi #Vadel Badjideh