BALIEXPRESS.ID - Band asal Bandung, For Revenge, kembali menghadirkan karya terbaru melalui lagu berjudul Menunggu Giliran yang dirilis pada 18 Januari 2025.
Dalam lagu ini, mereka menggandeng kreator konten Elsa Japasal untuk memberikan sentuhan vokal yang berbeda. Lagu berdurasi 3 menit 36 detik ini dapat dinikmati melalui kanal YouTube resmi For Revenge.
Lagu Menunggu Giliran menjadi salah satu dari lima lagu dalam mini album atau EP terbaru For Revenge yang dirilis di awal tahun 2025.
EP tersebut berisi dua lagu baru, yaitu Kala Luka Berpesta yang berkolaborasi dengan Wira Nagara, dan Menunggu Giliran sebagai lagu utama. Selain itu, terdapat tiga lagu lama yang diaransemen ulang dalam versi akustik, yakni Sadrah, Penyangkalan, dan Semula.
Menurut For Revenge, Menunggu Giliran masih mengangkat tema besar Stages of Grief yang telah menjadi ciri khas karya mereka. Lagu ini menggambarkan fase depresi dalam perjalanan emosi seseorang yang kehilangan. Liriknya menggambarkan perjuangan menghadapi keputusasaan dan kekalutan hidup.
Kolaborasi dengan Elsa Japasal dilakukan untuk menambahkan dimensi baru dalam lagu tersebut. Kehadiran suara perempuan dinilai mampu menghadirkan nuansa ketenangan di tengah tema yang emosional. Elsa, yang akrab disapa Eca, dipilih karena dianggap mampu memberikan warna berbeda yang memperkuat pesan dalam lagu ini.
Dengan Menunggu Giliran, For Revenge tak hanya menyuguhkan musik, tetapi juga menggambarkan perjalanan emosional yang mendalam bagi para pendengarnya. Lagu ini menjadi bukti konsistensi mereka dalam berkarya, sekaligus menawarkan pengalaman baru melalui kolaborasi dengan berbagai talenta.
Berikut ini lirik lagu Menunggu Giliran yang dinyanyikan oleh For Revenge ft. Elsa Japasal:
Tak apa jenak dengan derita
Lelah kau bertanya harus apa
Terlalu kecewa sampai kau hampir gila
Tak apa kali ini merendah
Seberantakan itu dibuatnya
Terlalu marah sampai kau lupa arah
Yang termuliakan
Bagi yang bertahan
Dan yang terpulihkan
Menunggu giliran
Ke mana arah pulang mu
Ke mana ajal menuju
Jika kau tak lagi percaya
Yang termuliakan (yang termuliakan)
Bagi yang bertahan (bagi yang bertahan)
Yang terpulihkan
Menunggu giliran
Kemana arah pulang mu
Kemana ajal menuju
Jika kau tak lagi percaya
Kemana arah pulang mu
Kemana ajal menuju
Jika kau tak lagi percaya (jika kau tak lagi percaya)
Jika kau tak lagi ... bernyawa. (*)