BALIEXPRESS.ID - Meski tergolong sebagai pendatang baru di dunia tarik suara, namun nama Putu Suryantini bukanlah sosok asing dalam seni olah vokal.
Perempuan asal Pemuteran, Buleleng ini mengaku telah menjalin hubungan dengan dunia tarik suara sejak duduk di bangku SMA.
Bahkan, ia lebih dulu dikenal sebagai pesinden sebelum akhirnya memutuskan untuk merilis lagu perdana.
Baca Juga: Yayasan AHM Tantang Anak Muda Adu Kreativitas Konten Keselamatan Berkendara
“Saya mengenal dunia tarik suara sejak SMA. Menyanyi adalah hobi saya, dan saya sangat menikmatinya,” ujar ibu tiga anak ini saat ditemui di Denpasar beberapa waktu lalu.
Setelah melewati proses panjang dan penuh pertimbangan, pada Juni 2025, Putu Suryantini resmi meluncurkan single debut bertajuk Rejuna di Hati.
Menariknya, lagu ini bukan sekadar karya musik biasa, melainkan dokumentasi perjalanan hidup dan bentuk persembahan spesial untuk sang suami tercinta.
Menurut Suryantini, Rejuna di Hati adalah wujud syukur seorang perempuan yang telah dipertemukan dengan pria setia dan penuh pengertian.
Baca Juga: Gong Kebyar Anak-anak Duta Badung Tampil Memukau di PKB 2025
Lagu ini juga menggambarkan betapa berharganya cinta yang tumbuh dalam kesetiaan dan penerimaan tanpa syarat.
“Lagu ini saya dedikasikan untuk suami saya yang selama ini setia mendampingi, dari saya masih seorang gadis hingga menjadi seorang ibu. Ini juga menjadi kado ulang tahun pernikahan kami yang ke-11,” ungkapnya.
Namun, kisah dalam lagu ini tak berhenti pada cinta suami istri. Rejuna di Hati juga menjadi ungkapan syukur Suryantini karena telah kembali merasakan kasih sayang orang tua dari keluarga suaminya.
Ia mengaku, sejak kecil telah hidup mandiri tanpa kehadiran dan perhatian orang tua kandung.
“Single ini merekam banyak emosi dan perjalanan hidup saya. Saya kembali merasakan kasih sayang orang tua lewat keluarga suami saya. Itulah kenapa lagu ini begitu spesial,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Tak hanya ingin berhenti pada satu karya, Suryantini pun memandang musik sebagai ruang berekspresi yang ingin ia wariskan kepada anak-anaknya.
Ia berharap kelak, ketiga buah hatinya juga bisa ikut mewarnai industri musik Bali, meski tidak harus menjadi penyanyi profesional.
“Saya ingin anak-anak punya karya mereka sendiri. Bukan soal popularitas, tapi bagaimana mereka bisa mengekspresikan perasaan lewat musik seperti yang saya lakukan sekarang,” tegasnya.
Baca Juga: GEGER! Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Dam Oongan Denpasar, Kondisi Sudah Membusuk
Dengan rilisnya Rejuna di Hati, Putu Suryantini membuka babak baru dalam hidupnya sebagai penyanyi sekaligus ibu dan istri yang menuangkan cintanya dalam sebuah lagu penuh makna.
Apakah ini awal dari perjalanan panjang karier musiknya? Patut dinantikan karya-karya selanjutnya dari penyanyi bersuara khas ini. ***
Editor : I Putu Suyatra