BALIEXPRESS.ID– Nama Aura Cinta, siswi SMA yang sempat viral karena berdebat dengan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), kembali menjadi sorotan.
Setelah sebelumnya menuai pujian dan hujatan karena mengkritik kebijakan larangan wisuda sekolah dan penggusuran warga, kini Aura kembali jadi perbincangan setelah merilis single perdananya berjudul "Aku Tertipu".
Baca Juga: Keluarga Curiga Kematian Made Pendi di Pantai Balangan Sarat Kejanggalan, Ini Pemicunya
Video klip lagu tersebut diunggah langsung melalui akun Instagram pribadinya, @iam_auracinta, pada Rabu (16/07/2025).
Dalam unggahan tersebut, Aura mengajak pengikutnya untuk menyaksikan video klip lengkap di kanal YouTube WOW Musikindo.
“Official music video Aura Cinta – Aku Tertipu sudah rilis di YouTube WOW Musikindo! Lengkap dengan lirik – biar kamu bisa ikut nyanyi sambil merasakan tiap kata,” tulisnya.
Baca Juga: Dua Oknum ASN DPRD Buleleng Terindikasi Selingkuh, Bapek Siapkan Sanksi
Namun, bukan pujian yang datang. Justru gelombang kritik kembali menghampiri, kali ini menyasar kualitas vokalnya.
Sejumlah warganet menilai suara Aura tidak layak untuk dijadikan penyanyi.
“Suara fals bet,” komentar akun @akbar783_
“Bakat yang benar-benar harus dipendam,” tulis akun @jericholius_han
“Maksa banget untuk viral yah, gak malu,” tambah akun @keithlyn_winosa
Aura Cinta mulai dikenal luas setelah video kritiknya terhadap larangan wisuda dan penggusuran warga viral di TikTok, dengan lebih dari 8,4 juta penonton. Berani dan lantang, ia menyuarakan keresahan masyarakat kecil.
Baca Juga: Nekat Terobos Razia, Pengendara Motor Serang Polisi Pakai Sajam, Begini Kronologinya
Namun seiring naiknya popularitas, publik mulai menggali latar belakangnya. Diketahui, Aura ternyata bukan sosok asing di dunia hiburan.
Ia pernah tampil sebagai figuran dalam sinetron "Sayap Cinta Terindah" dan hadir di berbagai program televisi, termasuk Garis Tangan 2 (Uya Kuya) dan Akhirnya Datang Juga (Indra Bekti).
Tak hanya itu, beredar pula cuplikan iklan pinjaman online yang dibintangi Aura, menambah dugaan bahwa perdebatan dengan Gubernur KDM bisa jadi hanyalah bagian dari konten yang telah diskenariokan.
Editor : Wiwin Meliana