BALIEXPRESS.ID - Isu perselingkuhan masa lalu yang menyeret nama Andre Taulany kembali memanas di media sosial. Penyanyi senior Dewi Gita (56) ikut terseret dan disebut-sebut sebagai sosok wanita selingkuhan sang komedian di masa lalu.
Namun, bukannya emosi, istri Armand Maulana ini justru memberikan respons super santai yang mencuri perhatian warganet.
Asyik Dance 'Teh Hijau' dan Balas Komentar Netizen dengan Candaan
Lewat akun TikTok pribadinya, Dewi Gita mengunggah video challenge dance 'Teh Hijau' dengan mengenakan outfit elegan serba hitam. Caption singkat bertuliskan "Yuk, nge-Teh Hijau dulu" makin memancing antusiasme publik.
Tak butuh waktu lama, video tersebut langsung viral hingga ditonton lebih dari 3 juta kali dan dibanjiri puluhan ribu likes serta ribuan komentar.
Dewi Gita bahkan terlihat santai membalas beberapa godaan warganet yang penasaran dengan kebenaran rumor tersebut.
"Oh ini oh ini," tulis salah satu netizen. "Xixixixi, maafkan dia," jawab Dewi Gita santai.
Saat warganet lain berspekulasi bahwa dirinya adalah sosok yang dimaksud, Dewi kembali membalas dengan nada bercanda, "Jangan yang ini lah please."
Awal Mula Rumor Sinden 'Degoy' dan Pengakuan Mengejutkan Erin Wartia
Dugaan Dewi Gita menjadi wanita dalam masa lalu Andre Taulany bermula dari unggahan akun Instagram @trioars_album. Akun tersebut membeberkan bukti percakapan tahun 2017 antara Andre dengan seorang perempuan yang disapa 'Degoy'—panggilan yang santer dikaitkan warganet dengan Dewi Gita.
Spekulasi publik semakin liar setelah mantan istri Andre Taulany, Erin Wartia, ikut angkat suara di Instagram. Erin membeberkan bahwa mantan suaminya memang pernah berselingkuh saat mereka masih terikat pernikahan.
"Aku disakiti enggak hanya sekali. Dulu, tahun 2017, dia selingkuh juga sama sinden OVJ," ungkap Erin Wartia.
Erin juga mengungkapkan kekecewaannya saat momen perselingkuhan itu terjadi. "Waktu Lebaran Haji saya lagi ibadah di Tanah Suci, dia malah berlebaran dan silaturahmi ke rumah ibu sinden itu, bukannya ke rumah orangtua saya," lanjutnya.
Editor : I Putu Suyatra