Gempa Besar di Taiwan Picu Peringatan Tsunami di Jepang, Filipina, dan Taiwan
I Putu Suyatra• Rabu, 3 April 2024 | 16:57 WIB
Gambar bangunan runtuh pasca gempa 7,5 SR di Hualien, Taiwan. (Sumber: The Guardians)
BALI EXPRESS - Jepang, Taiwan, dan Filipina mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa bumi besar mengguncang wilayah tersebut.
Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), gempa berkekuatan 7,5 SR terjadi dekat Taiwan pada sekitar pukul 09:00 pagi waktu setempat (00:00 GMT).
JMA memberi instruksi kepada penduduk di sekitar Pulau Okinawa, Pulau Miyakojima, dan Pulau Yaeyama untuk segera mengungsi.
Mereka juga memperingatkan tentang kemungkinan gelombang setinggi 3 meter (9,8 kaki).
Dilaporkan oleh The Guardians, JMA mencatat bahwa tsunami setinggi 30 cm telah mencapai Pulau Yonaguni pada pukul 9:18 pagi (0018 GMT).
"Dekatkan diri ke tempat evakuasi secepatnya. Gelombang mungkin berulang kali. Tetap waspada hingga peringatan dicabut," pernyataan dari JMA seperti yang dikutip oleh Aljazeera.
Di Taiwan, gempa terasa di seluruh pulau dengan video yang beredar di media sosial menunjukkan beberapa pondasi bangunan terguncang dan tanah longsor di bagian timur pulau.
Di Taipei, beberapa kendaraan berhenti di pinggir jalan sementara rak buku dan perabotan rumah tangga jatuh akibat getaran gempa.
Hampir 10.000 rumah tangga dilaporkan tanpa aliran listrik, sementara operasi pemulihan sudah dimulai.
Gempa susulan terus terasa di ibu kota sekitar 15 menit setelah kejadian utama, dengan pemerintah Taiwan mengeluarkan peringatan tsunami untuk daerah pesisir dan meminta penduduk agar tetap waspada.
Gempa yang mengguncang Hualien di bagian timur Taiwan menyebabkan banyak gedung roboh.
Pusat gempa diperkirakan berada 25 km sebelah tenggara Hualien, menurut Taiwan’s Central Weather Administration.
Sementara itu, Badan Seismologi Filipina memperkirakan gelombang tsunami yang tinggi di daerah pesisir.
Pemerintah Filipina juga mengeluarkan peringatan tsunami, khususnya untuk masyarakat di wilayah pesisir seperti Kepulauan Batanes, Cagayan, Ilocos Norte, dan Isabela.
Provinsi Batanes, yang merupakan provinsi paling utara di Filipina, serta Cagayan, Ilocos Norte, dan Isabela, semuanya mendapat peringatan untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau ke wilayah pedalaman.
Semua upaya pencegahan dan evakuasi sedang dijalankan oleh pemerintah setempat untuk mengurangi dampak dari potensi tsunami ini.
Peringatan Tsunami:
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan tsunami untuk Pulau Okinawa, Miyakojima, dan Yaeyama.
Gelombang tsunami setinggi 3 meter (9,8 kaki) diprediksikan.
Tsunami setinggi 30 cm telah mencapai Pulau Yonaguni.
Penduduk di daerah pesisir diimbau untuk segera mengungsi.
Dampak Gempa di Taiwan:
Gempa terasa di seluruh pulau.
Video di media sosial menunjukkan kerusakan bangunan dan tanah longsor.
Hampir 10.000 rumah tangga kehilangan aliran listrik.
Gempa mengakibatkan banyak gedung rubuh di Hualien.
Peringatan Tsunami di Filipina:
Filipina juga mengeluarkan peringatan tsunami untuk daerah pesisir.
Kepulauan Batanes, Cagayan, Ilocos Norte, dan Isabela paling berisiko.
Penduduk di daerah pesisir diimbau untuk segera mengungsi.