BALI EXPRESS - Sebuah tragedi mengerikan terjadi di Mal Westfield Bondi Junction, Sydney, Australia, pada Kamis (13/4). Seorang pria mengamuk dan menikam pengunjung mal secara membabi buta, menewaskan 6 orang dan melukai 9 lainnya, termasuk bayi berusia 9 bulan.
Kepanikan dan Korban Berjatuhan
Pelaku, yang diyakini berusia 40 tahun, mulai aksinya sekitar pukul 15.30 waktu setempat.
Dia berlari di sekitar mal dengan membawa pisau besar dan menikam pengunjung secara acak.
Baca Juga: Tajen Bali: Berawal dari Tradisi Hindu Bernama Tabuh Rah, Perjudian, dan Makna Spiritual
Suasana kepanikan pun melanda. Para pengunjung berlarian menyelamatkan diri, sementara beberapa bersembunyi di toko-toko.
Seorang ibu yang membawa anak-anaknya menceritakan bagaimana dia harus menyelamatkan diri saat aksi penyerangan berlangsung.
"Situasi sangat kacau balau. Saya hanya berusaha melindungi anak-anak saya," ujarnya.
Polisi Menembak Mati Pelaku
Petugas polisi yang kebetulan berada di sekitar lokasi langsung merespons kejadian ini.
Mereka berusaha menghentikan pelaku, namun pelaku malah menodongkan pisau dan mengeluarkan senjata api. Petugas akhirnya menembak mati pelaku.
Motif Masih Diselidiki
Polisi masih mendalami motif pelaku melakukan aksi brutal ini. Komisioner Polisi New South Wales Karen Webb mengatakan bahwa penyerang tidak menunjukkan tanda-tanda radikalisme dan bertindak sendirian.
Pernyataan Perdana Menteri Australia
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan rasa duka cita mendalam atas tragedi ini.
"Ini adalah tragedi yang menyedihkan, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata ataupun nalar," tuturnya.
KBRI Sydney: Tak Ada WNI Korban
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha mengatakan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban dalam serangan ini.
KJRI Sydney sudah berkoordinasi dengan pihak berwenang Australia untuk memantau situasi dan memastikan keselamatan WNI di Sydney.
Imbauan bagi WNI di Sydney
WNI di Sydney diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi instruksi dari otoritas setempat.
Mereka juga diminta untuk segera menghubungi hotline KJRI Sydney jika mengalami kondisi darurat.
Baca Juga: Tradisi Unik Membuat Lubang di Desa Adat Glagahlinggah Bali: Alasannya Bikin Kagum
Tragedi penikaman di Mal Westfield Bondi Junction, Sydney, menjadi pengingat bahwa kekerasan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.
Penting bagi kita untuk selalu waspada dan menjaga diri, terutama di tempat-tempat ramai. ***
Editor : I Putu Suyatra