Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Don Piduh Jadi Incaran Pabrik Kosmetik Dunia, Prof. Made Agus Gelgel Wirasuta: Ini Kandungannya

IGA Kusuma Yoni • Sabtu, 2 September 2023 | 14:00 WIB
PEGAGAN: Centella Asiatica atau dalam bahasa Bali dikenal dengan nama don piduh saat ini menjadi incaran pengusaha kosmetik dunia.
PEGAGAN: Centella Asiatica atau dalam bahasa Bali dikenal dengan nama don piduh saat ini menjadi incaran pengusaha kosmetik dunia.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Centella Asiatica atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama pegagan saat ini menjadi bahan kosmetik yang diincar pengusaha kosmetik dunia.

Tanaman yang dikenal dengan nama don piduh di Bali ini merupakan salah satu tanaman menjalar dan berbunga sepanjang tahun dengan daun berwarna hijau menyerupai payung. 

Sebelum dikenal sebagai salah satu bahan dasar kosmetik dan skincare, dalam usadha Bali, don piduh lebih dikenal sebagai tanaman obat yang berkhasiat untuk menurunkan demam dan obat luka. 

Lantas apa saja kandungan don piduh ini sehingga menjadi incaran pabrikan kosmetik dari seluruh dunia?

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Made Agus Gelgel Wirasuta, menjelaskan, don piduh atau pegagan ini banyak tumbuh di Asia tropik dan tersebar di Asia Tenggara, seperti Indonesia, India, Republik Rakyat Tiongkok, Jepang, Madagaskar, dan Australia.

Dari sisi manfaat untuk kesehatan, Prof. Gelgel menjelaskan, pegagan memiliki banyak senyawa penting, antara lain Asiaticoside, Flavonoid, Steroid, Tanin, Kalium, Besi, Natrium, Magnesium, Hydrocotyle, Brahmic Acid, Meso-inositol, Glikosida, Madekasosida, Asam Amino, Madecassoside, dan Madecassic Acid.

 Baca Juga: Gula Aren di Desa Pedawa Tak Sekadar Pemanis Makanan, Berikut Cara Pembuatannya, Wajib di Paon Tradisional

"Dengan kandungan asam amino ini, sejak dulu pegagan ini dikenal dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan kemampuan kognitif lain seperti mengingat dan sebagai masker untuk mencegah kulit keriput," jelasnya.

Selanjutnya, papar Prof. Gelgel, kandungan antioksidan yang tinggi dalam tanaman pegagan, bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun dan mempercepat penyembuhan luka karena meningkatkan perbaikan jaringan setelah cedera atau pembedahan.

Hal ini karena daun pegagan dapat mengurangi tekanan darah dan resiko pembekuan darah. Ekstrak daun pegagan dapat meningkatkan aliran darah dan mengurangi kekentalan darah sehingga mengurangi resiko terjadinya penyumbatan darah atau disebut juga aterosklerosis. 

Untuk meredakan kecemasan, pegagan sejatinya adaptogen, yakni ramuan tonik yang membantu menyeimbangkan tubuh dengan mendukung kemampuan mengatasi stres fisik dan emosional sehingga membantu mengurangi kecemasan. 

Karena kandungan antioksidan yang tinggi inilah, lanjut Prof. Gelgel, pegagan menjadi salah satu bahan yang diincar oleh pabrik kosmetik. "Kandungan senyawa asiatikosida dalam daun pegagan diketahui memiliki efek melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif," lanjutnya.

Untuk penggunaan pegagan dalam produk kosmetik ini, terang Prof. Gelgel, bisa diaplikasikan dalam berbagai jenis produk. Seperti serum, toner, hingga beberapa jenis rangkaian produk perawatan kecantikan lainnya.

"Pada zaman dahulu, sebelum penggunaan skincare menjadi gaya hidup masyarakat, pegagan sudah sering digunakan untuk campuran lulur tradisional,” tambahnya.

“Caranya daun pegagan dihaluskan. Biasanya dicampur dengan bahan lain seperti beras dan kunyit," pungkasnya.

Editor : Nyoman Suarna
#kosmetik #obat #pegagan #bahan #don piduh