Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Balita di Tabanan Bali Terkena Mikrosefalus Akibat Kondisi Ibu Selama Kehamilan

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 13 September 2023 | 04:01 WIB
Salah satu dari tiga balita penderita mikrosefallus di Kabupaten Tabanan yang beralamat di Pandak Gede Kecamatan Kediri, Tabanan Bali.
Salah satu dari tiga balita penderita mikrosefallus di Kabupaten Tabanan yang beralamat di Pandak Gede Kecamatan Kediri, Tabanan Bali.

TABANAN, BALI EXPRESS - Pada tahun 2023, Kabupaten Tabanan Bali mencatatkan tiga kasus bayi yang lahir dengan kondisi mikrosefalus.

Mikrosefalus adalah kondisi di mana kepala bayi secara signifikan lebih kecil dari perkiraan normalnya, biasanya disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal.

Kasus-kasus ini terjadi di tiga desa berbeda, yaitu Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan, dan Desa Munduktemu, Kecamatan Pupuan, dengan usia balita berkisar antara 4-5 tahun.

Salah satu dari tiga balita yang terkena mikrosefalus, yang tinggal di Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, mengalami kondisi yang cukup parah, bahkan mengalami kelumpuhan dan memerlukan alat bantu untuk makan.

Ida Bagus Surya Wira Andi, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, menjelaskan bahwa perkembangan dan perawatan ketiga balita ini terus dipantau oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Balita di Desa Pandak Gede dirujuk ke RS Singgasana karena orang tuanya tidak mampu mengantar balita tersebut.

"Proses pengolahan dari ketiga Balita ini terus dipantau oleh Pemkab Tabanan. Termasuk program pengobatan yang dilakukan. Khusus untuk balita di Pandak Gede karena orangtua tidak kuat mengantar, perawatannya dirujuk ke RS Singgasana," kata Ida Bagus Surya Wira Andi.

Dr. Surya melanjutkan bahwa penyebab umum mikrosefalus yang ditemukan di Kabupaten Tabanan bukanlah karena gizi buruk atau kekurangan nutrisi pada balita, melainkan kondisi ibu selama kehamilan.

Sebagai contoh, kasus mikrosefalus di Desa Pandak Gede melibatkan ibu yang memiliki kondisi kesehatan yang buruk selama kehamilan, yang menyebabkan bayi lahir dengan mikrosefalus.

Selain kondisi kesehatan ibu yang buruk, kurangnya asupan asam folat, tingkat stres yang tinggi selama kehamilan, dan kurangnya konsumsi makanan bergizi kompleks juga dapat menjadi penyebab bayi lahir dengan kondisi mikrosefalus, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Surya.

"Namun jika kondisi balita sudah cukup parah, ada kemungkinan si balita akan mengalami cacat permanen," kata Dr. Surya.  

Kasus-kasus mikrosefalus ini menunjukkan pentingnya perhatian pada kesehatan ibu selama kehamilan dan pentingnya asupan nutrisi yang cukup untuk perkembangan bayi dalam kandungan.

Photo
Photo
BERI KETERANGAN: Konferensi pers usai rapat bersama di Surabaya.
BERI KETERANGAN: Konferensi pers usai rapat bersama di Surabaya.
Editor : I Putu Suyatra
#bali #balita #mikrosefalus #tabanan