Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mengenal Yoga Surya Namaskara dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Putu Agus Adegrantika • Rabu, 4 Oktober 2023 | 15:27 WIB
Gerakan Yoga Surya Namaskara.
Gerakan Yoga Surya Namaskara.

BALI EXPRESS- Bagi para penekun yoga, Surya Namaskara tentu tidak asing lagi. Surya Namaskara adalah suatu latihan yang berasal dari zaman prasejarah, ketika manusia menyadari adanya kekuatan spiritual dalam dirinya, yang tercermin pada alam semesta material.

Kesadaran ini merupakan dasar dari yoga.  Surya Namaskara yang berarti penghormatan kepada matahari, dapat dilihat sebagai bentuk pemujaan matahari, dan semuanya itu tampil pada tingkat mikro maupun makrokosmos. 

Dalam istilah yoga, hal ini menandakan bahwa pelaksanaan Surya Namaskara membangkitkan aspek solar dari sifat manusia dan melepaskan energi vital ini untuk pengembangan kesadaran yang lebih tinggi. 

Ini dapat diwujudkan dengan melakukan Surya Namaskara setiap pagi yang juga merupakan cara yang sangat baik untuk memberikan penghormatan kepada sumber penciptaan dan kehidupan, yang menjadikannya sebagai tradisional pemujaan matahari. 

Hal itu diungkapkan oleh Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan Luh Sonia Candra Juwita. 

Dia menjelaskan yoga ini juga sebagai pemujaan matahari, dalam tradisi Weda pemujaan dan penghormatan matahari merupakan salah satu bentuk pemujaan awal dan ungkapan batin paling alami yang dilakukan manusia.

“Dalam budaya weda pemujaan matahari masih tetap dilakukan sebagai upacara harian di beberapa negara bagian India,” jelas Sonia.

“Pada zaman India kuno avatara agung Rama merupakan raja dari dinasti matahari dalam kisah ramayana,” tambahnya.

Diungkapkan juga kitab suci Weda mengandung sejumlah sloka yang mengacu pada matahari. Reg Weda sendiri memiliki banyak referensi.

Dalam kitab Suryopanisad menyebutkan bahwa orang yang memuja matahari sebagai Brahman akan menjadi perkasa, aktif dan cerdas serta berumur panjang. 

Matahari dipersonifikasikan sebagai bersinar cemerlang seperti emas, yang memiliki empat tangan, yang bertahta pada teratai merah dan mengendarai kereta yang ditarik oleh 7 ekor kuda. 

Matahari mengatur gerakan dari roda waktu, dan dariNya muncul 5 unsur fisik yaitu bumi, air, api, udara dan juga lima indra. 

“Sementara di dunia dari zaman dahulu telah mengenal pemujaan terhadap matahari, dibuktikan dari adanya banyak kuil matahari di India, piramida di mesir serta adanya beberapa sekte pemuja matahari masih ada sampai sekarang,” imbuh Sonia yang merupakan praktisi yoga ini.

Surya Namaskara mengambil dimensi baru bila kita menyadari efek matahari pada kehidupan, sehingga dapat memahami betapa pentingnya hal itu bagi para leluhur. 

“Pada saat yang sama, dengan membangkitkan kekuatan matahari kita sendiri yang inheren (tidak bisa dipisahkan) melalui latihan penyatuan ini, kita dapat menyelaraskan diri kita dengan sifat kosmis dan menyegarkan kembali kehidupan kita,” tegasnya.  (*) 

 

Editor : I Made Mertawan
#Surya Namaskara #yoga