Diet keto atau ketogenik adalah pola makan yang rendah karbohidrat dan tinggi lemak./freepik
BALI EXPRESS - Diet keto atau ketogenik adalah pola makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang sedang populer untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan.
Bagaimana Cara Kerja Diet Keto?
- Tubuh menggunakan glukosa dari karbohidrat sebagai sumber energi utama.
- Saat karbohidrat dibatasi, tubuh beralih ke lemak sebagai sumber energi dan menghasilkan keton.
- Keton digunakan sebagai pengganti glukosa untuk memberi energi ke seluruh tubuh.
Baca Juga: Ini Dia Makanan Tinggi Asam Folat yang Wajib Dikonsumsi untuk Ibu Hamil
Manfaat Diet Keto:
1. Penurunan berat badan: Efektif untuk menurunkan berat badan, terutama bagi orang obesitas atau resisten insulin.
2. Pengendalian gula darah: Membantu mengendalikan kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2.
3. Meningkatkan kesehatan otak: Berpotensi meningkatkan kesehatan otak dan membantu dalam pengobatan Alzheimer, Parkinson, dan epilepsi.
4. Meningkatkan kolesterol HDL: Meningkatkan kadar kolesterol HDL ("kolesterol baik") dan menurunkan trigliserida.
Baca Juga: Menurunkan Berat Badan dengan Cara Sehat: 5 Buah yang Dapat Membantu
Risiko dan Efek Samping Diet Keto:
- Keto flu: Kelelahan, sakit kepala, dan mual di awal diet (biasanya berlangsung beberapa hari).
- Kekurangan nutrisi: Kekurangan serat, vitamin, dan mineral. Pastikan asupan nutrisi cukup dengan suplemen dan makanan kaya nutrisi.
- Gangguan pencernaan: Sembelit dan diare. Perbanyak konsumsi air dan serat.
- Ketidakcocokan: Tidak cocok untuk orang dengan penyakit ginjal, hati, atau pankreas. Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai diet keto.
Memulai Diet Keto:
a. Kurangi karbohidrat: Batasi asupan karbohidrat hingga 20-50 gram per hari.
b. Tingkatkan lemak: Konsumsi lemak sehat seperti alpukat, minyak zaitun, ikan berlemak, dan kacang-kacangan.
c. Konsumsi protein sedang: Konsumsi protein secukupnya untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
d. Minum banyak air: Pastikan untuk minum banyak air putih untuk membantu tubuh mengeluarkan keton.
e. Pantau kemajuan: Pantau berat badan, kadar gula darah, dan kesehatan Anda secara keseluruhan.
Baca Juga: Tips Makan Sehat untuk Diabetesi: Kenyang Lebih Lama dengan Makanan Berserat
Tips:
- Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai diet keto.
- Mulailah dengan perlahan dan tingkatkan pembatasan karbohidrat secara bertahap.
- Perhatikan asupan nutrisi Anda dan konsumsi suplemen jika diperlukan.
- Bergabunglah dengan komunitas diet keto online untuk mendapatkan dukungan dan tips.
Editor : I Putu Suyatra