Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

The 14th Congress Asia and Oceania Thyroid Association, Development of Integrated Thyroid Management: Focuses on Biomolecular and Artificial Intellige

I Made Mertawan • Jumat, 24 Mei 2024 | 13:55 WIB
The Indonesian Tyroid Association (InaTA) menyelenggarakan Kongres ke-14 Asia and Oceania Thyroid Association (AOTA).
The Indonesian Tyroid Association (InaTA) menyelenggarakan Kongres ke-14 Asia and Oceania Thyroid Association (AOTA).

BALI EXPRESS- Perhimpunan medis internasional berkumpul untuk merayakan kemajuan terbaru dalam penelitian dan pengobatan tiroid.

Dengan bangga, The Indonesian Tyroid Association (InaTA) menyelenggarakan pelaksanaan Kongres ke-14 Asia and Oceania Thyroid Association (AOTA) di Discovery Kartika Plaza Bali, sebuah acara yang memperkuat kolaborasi lintas batas untuk meningkatkan perawatan pasien dengan gangguan tiroid.

Acara yang berlangsung pada 22 hingga 25 Mei 2024 ini menarik perhatian para profesional kesehatan dari seluruh dunia yang memiliki minat pada perkembangan terkini dalam ilmu tiroid.

Kongres ini menampilkan serangkaian presentasi ilmiah, lokakarya, diskusi panel dan pameran yang dipersembahkan oleh para ahli terkemuka dalam bidang endokrinologi dan kesehatan tiroid.

Acara ini juga dimaksudkan untuk menyatukan para pakar, ilmuwan, dan praktisi medis terkemuka dari seluruh dunia untuk mendiskusikan dan berbagi pengetahuan terbaru dalam diagnosis, pengobatan, dan manajemen penyakit tiroid, dengan penekanan khusus pada integrasi teknologi biomolekuler dan kecerdasan buatan dalam praktek klinis, kongres ini menjadi platform untuk menggali potensi revolusioner dalam pengobatan penyakit tiroid.

DR. dr. Tjokorda Gde Dalem Pemayun, Sp.PD, KEMD, FINASIM, Presiden InaTA mengatakan bahwa tujuan utama Kongres AOTA adalah meningkatkan persepsi umum tentang kelenjar tiroid dan masalah-masalahnya berdasarkan pengalaman klinis, perkembangan ilmu tiroid, publikasi penelitian terbaru, kecerdasan buatan dalam kelenjar tiroid, dan terobosan dalam terapi kanker tiroid terkini di masa depan.

Sasaran utama sebagai peserta adalah semua dokter yang mengamati tiroid, baik dokter umum yang melayani di garis depan layanan kesehatan tiroid dalam masyarakat, maupun dokter konsultan tiroid multidisiplin, yang bekerja di pusat-pusat pendidikan medis serta pusat-pusat penelitian biomolekuler sebagai penelitian klinis dan epidemiologi.

Salah satu sorotan utama dari kongres ini adalah eksplorasi terkini mengenai penerapan biomolekuler dan kecerdasan buatan dalam diagnosis dini, pemilihan terapi yang tepat, dan pemantauan penyakit tiroid.

Para ahli telah membagikan penelitian dan pengalaman mereka dalam mengintegrasikan data genomik, proteomik, dan metabolomik untuk membentuk pendekatan personalisasi yang lebih efektif dalam manajemen tiroid.

Dr. Won Bae Kim, PhD., Presiden The 14th Congress Asia and Oceania Thyroid Association, mengungkapkan “Di kongres ini, sejumlah ahli tiroid dari berbagai negara di Asia akan berkumpul untuk bertukar pengetahuan ilmiah dan membangun jaringan yang kuat satu sama lain. Selain itu, kongres ini juga tentang mengumpulkan para dokter muda dan ilmuwan, untuk belajar dan mempresentasikan karya mereka.”

Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M. Kes.

Pemimpin industri medis, praktisi medis, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dari mancanegara. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #tiroid