Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tren Mengkhawatirkan, Klungkung Puncaki Kasus Diabetes Remaja di Bali

I Dewa Gede Rastana • Minggu, 18 Mei 2025 | 22:28 WIB
Ilustrasi diabetes.
Ilustrasi diabetes.

BALIEXPRESS.ID - Kasus diabetes yang dialami anak remaja usia 15-17 di Kabupaten Klungkung merupakan tertinggi di Bali per awal bulan Mei 2025.


Hal itu tidak ditamfik oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, I Ketut Ardana.

Dimana hal itu terlihat pada hasil skrining gula darah yang dilakukan setiap kabupaten/kota se-Bali per tanggal 7 Mei 2025.

Dari 3.727 peserta usia 15-17 yang diperiksa sebanyak 3.445 gula darah normal, 259 terdeteksi mengalami pre-diabetes, dan 23 orang terdeteksi mengalami diabetes. Dimana tertinggi ada di kabupaten Klungkung yakni 113 orang terdeteksi mengalami pre-diabetes dan 14 orang mengalami diabetes.

"Angka ini bisa kita dapatkan karena skrining kita bagus untuk remaja. Ini kerja puskesmas yang masif melakukan pemeriksaan ke SMA/SMK," ujarnya Minggu (19/5/2025).

Ia juga tidak memungkiri bahwa angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024. Dimana ada total 3.558 peserta yang diskrining, total 3.205 gula darah normal, sebanyak 342 terdeteksi mengalami pre-diabetes dan 11 orang diabetes. 

Kendatipun demikian ia menjelaskan bahwa pihaknya tetap melakukan upaya pencegahan. Diantaranya dengan mengedukasi masyarakat khususnya remaja, menerapkan pola hidup sehat,menerapkan perilaku sehat dengan mengimplementasikan GERMAS dan CERDIK.

Adapun anggaran yang digunakan adalah anggaran preventif dalam hal ini sosialisasi untuk GERMAS dan untuk pemeriksaan BMHP dari DAK Non Fisik.

"Diabetes Militus ini adalah salah satu penyakit tidak menular, dan berkaitan dengan perilaku masyarakat itu sendiri," lanjutnya.

 

Disamping itu, pihaknya juga melakukan penyuluhan di masyarakat dan sosialisasi di sekolah-sekolah. "Ini perlu kolaborasi antar perangkat Daerah terkait contohnya Dinas Pendidikan untuk bisa ikut mengedukasi remaja di sekolah-sekolah," tandasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#remaja #diabetes #dinas kesehatan #tertinggi #pencegahan #klungkung