BALIEXPRESS.ID- Pemerintah Kabupaten Tabanan terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Hal ini ditandai dengan peresmian Gedung Pelayanan UPTD Puskesmas Tabanan II oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa peresmian gedung baru tersebut bukan semata penambahan bangunan fisik, melainkan simbol kesungguhan kepemimpinan Sanjaya–Dirga dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, layak, dan manusiawi, di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Peresmian gedung baru UPTD Puskesmas Tabanan II ini harus dimaknai sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” jelasnya Senin (5/1/2026).
Dengan fasilitas yang lebih representatif, Bupati Sanjaya berharap pelayanan kesehatan di Puskesmas Tabanan II dapat berjalan lebih cepat dan responsif, lebih ramah dan profesional, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, menyebutkan bahwa Pemkab Tabanan juga terus mengembangkan layanan kesehatan di seluruh puskesmas.
Saat ini, Kabupaten Tabanan memiliki 20 puskesmas yang tersebar di 10 kecamatan.
Pada awalnya, dari 20 puskesmas tersebut, hanya lima puskesmas rawat inap yang memiliki layanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam, yakni Puskesmas Selemadeg Barat, Pupuan I, Selemadeg, Penebel I, dan Baturiti I.
“Mulai 1 Januari 2026, layanan UGD di puskesmas lainnya kami kembangkan menjadi layanan 12 jam dan 24 jam, menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta ketersediaan tenaga medis, tenaga kesehatan, dan sarana prasarana di masing-masing puskesmas,” jelasnya.
Adapun rincian Puskesmas yang baru diresmikan, adalah dua puskesmas yang membuka layanan UGD 24 jam, yaitu Kediri I, dan Tabanan III, sehingga total ada 7 puksesmas.
Sementara itu, 13 puskesmas lainnya melayani UGD selama 12 jam, yakni dari pukul 08.00 hingga 20.00 Wita.
Penambahan jam layanan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses pelayanan kesehatan yang lebih luas dan merata.
“Seluruh puskesmas di Kabupaten Tabanan sudah terakreditasi, sehingga pelayanan yang diberikan pasti terstandar,” tambah dr. Surya Wira Andi. (*)
Editor : I Made Mertawan