Puluhan Ribu Pelajar Karangasem Jalani Cek Kesehatan Gratis, Ini Hasilnya!

I Wayan Adi Prabawa • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 08:47 WIB
Dinas Kesehatan Karangasem melaksanakan CKG di SMAN 2 Amlapura, Senin (27/7/2026). (Ist)
Dinas Kesehatan Karangasem melaksanakan CKG di SMAN 2 Amlapura, Senin (27/7/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar di Kabupaten Karangasem terus berjalan.

Hingga akhir Juli 2026, puluhan ribu siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK telah mengikuti pemeriksaan kesehatan yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem bersama puskesmas.

Kepala Dinkes Karangasem, I Gusti Putra Pertama, mengatakan pelaksanaan CKG bertujuan mendeteksi dini faktor risiko penyakit pada anak usia sekolah sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Baca Juga: Catat! Ini Keutamaan Manusia dalam Sarasamuscaya, Hanya Manusia yang Mampu Menolong Dirinya Sendiri

"Hingga saat ini siswa SD yang telah menjalani CKG sebanyak 19.326 orang dari total sasaran 42.004 siswa atau sekitar 46,02 persen," ujarnya saat meninjau pelaksanaan CKG di SMA Negeri 2 Amlapura, Senin (27/7/2026).

Untuk jenjang SMP, sebanyak 7.881 siswa telah diperiksa dari target 22.518 siswa atau mencapai 35,01 persen.

Sementara pada jenjang SMA/SMK, pemeriksaan telah menjangkau sekitar 4.746 siswa dari total sasaran 17.660 siswa dengan capaian sekitar 26,90 persen.

Baca Juga: Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS, Tingkatkan Akses Keuangan dalam Ekosistem Danantara

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya pola permasalahan kesehatan yang berbeda di setiap jenjang pendidikan.

Pada siswa SD, persoalan yang paling banyak ditemukan adalah kurangnya aktivitas fisik. 

Baca Juga: Tim Warung Jujur Raih Juara III Festival Film Pendek Bali Jani Lewat Film "SUKMA"

Sementara siswa SMP masih didominasi belum mendapatkan imunisasi HPV, sedangkan pada pelajar SMA/SMK banyak ditemukan tekanan darah yang meningkat.

"Tujuan CKG ini adalah mendeteksi atau mengetahui faktor risiko penyakit. Dengan mengetahui lebih awal, pencegahan juga bisa dilakukan lebih cepat. Bagi kami mencegah lebih baik daripada mengobati. Terlebih sekarang penyakit seperti diabetes mulai menyerang usia muda, sehingga kadar gula darah juga kami periksa," jelasnya.

Pelaksanaan CKG melibatkan tim gabungan dari Dinkes Karangasem dan tenaga kesehatan di masing-masing puskesmas.

Dinkes menargetkan pemeriksaan bagi pelajar SMA/SMK dapat diselesaikan sebelum 17 Agustus 2026.

Pertama juga mengajak orang tua ikut berperan aktif mendukung anak menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Menurutnya, deteksi dini minimal setahun sekali penting untuk mencegah berkembangnya berbagai penyakit yang kini mulai banyak dialami kelompok usia muda.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Amlapura, Wayan Puja Astawa menyambut baik pelaksanaan CKG di sekolahnya.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya sekolah membangun budaya hidup bersih dan sehat.

"CKG ini sangat bermanfaat untuk anak-anak, karena jiwanya sehat, badannya juga harus sehat. Jadi, kami sangat mendukung kegiatan ini rutin dilaksanakan ke depannya," ujarnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
cek kesehatan gratis pelajar karangasem