Cek Kesehatan Gratis Jangkau 1.864 Pegawai di Tabanan, Hipertensi Jadi Temuan Terbanyak

IGA Kusuma Yoni • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:28 WIB
Petugas medis Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan skrining kesehatan bagi pegawai dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026. (Ist)
Petugas medis Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan skrining kesehatan bagi pegawai dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026. (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan tahun 2026.

Program ini menyasar 40 perangkat daerah untuk mendorong deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) serta meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan kerja.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung secara bertahap sejak 22 Juni hingga 30 Juli 2026 ini berhasil melayani 1.864 pegawai atau sekitar 59,20 persen dari total sasaran 3.149 orang.

Baca Juga: Dewan Klungkung Minta Nelayan Kecil Tetap Dapat BBM Subsidi di Tengah Wacana Pembatasan

"CKG merupakan bagian dari delapan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk memperkuat akses pelayanan kesehatan preventif,” jelasnya.

Dilanjutkan dr. Surya Wira Andi, melalui deteksi dini ini, para pegawai dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga produktivitas kerja tetap terjaga.

Berdasarkan skrining kesehatan yang dilakukan dan diinput ke dalam aplikasi Satu Sehat Indonesiaku (SSI), hipertensi menjadi temuan faktor risiko terbanyak dengan jumlah 275 orang.

Baca Juga: Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing untuk Jaga Kedaulatan Indonesia

Selanjutnya di posisi nomor dua adalah penyakit diabetes melitus sebanyak 65 orang, obesitas sentral 15 orang, kebiasaan merokok 4 orang, penyakit jantung 2 orang, serta prediabetes sebanyak 1 orang.

Terkait dengan 1.285 pegawai (40,8 persen) yang belum mengikuti CKG karena kendala tugas luar, jadwal shift, cuti, maupun NIK yang belum valid, Kadiskes mengimbau agar mereka segera melakukan pemeriksaan susulan.

Baca Juga: Pertahanan Nasional: Soko Guru Karakter Bangsa

"Bagi pegawai yang belum sempat terlayani, kami arahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara mandiri di puskesmas terdekat. Kami juga terus berkoordinasi dengan FKTP dan tim pengelola data agar seluruh pegawai mendapatkan tindak lanjut dan konseling kesehatan yang memadai," tambahnya.

Dinas Kesehatan berharap program ini tidak sekedar menjadi kegiatan rutin, melainkan dapat membentuk kebiasaan aparatur sipil negara di Tabanan untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri secara berkala. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
hipertensi cek kesehatan gratis tabanan