Namun, sampai saat ini, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat bunga Telang. Berkaitan masalah tersebut, momen Pengabdian kepada Masyarakat dimanfaatkan Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar melakukan sosialisasi dan pendemonstrasian cara pembuatan infused water bunga Telang di salah satu rumah warga Banjar Abasan, Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati, Denpasar, Ni Made Sukma Sanjiwani, S.Si.,M.Si., menyebutkan, sosialisasi pemanfaatan bunga Telang bagi kesehatan dilakukan agar bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi kesehatan masyarakat.
"Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan agar pemuda dan pemudi Banjar Abasan Desa Singapadu Tengah mengetahui manfaat bunga Telang, khususnya infused water bunga Telang, sekaligus mengetahui cara membuatnya," jelasnya.
Selain itu, melalui sosialisasi ini, Sukma juga ingin memperkenalkan bunga Telang sebagai salah satu tanaman yang memiliki khasiat obat yang tidak saja dikenal dalam tradisi pengobatan tradisional Bali, namun juga ditemukan di banyak daerah di Indonesia, bahkan hingga India, Malaysia, Thailand hingga Arab Saudi.
"Selain bunganya, bagian lain yang bisa dimanfaatkan sebagai obat pada tanaman Telang ini adalah, batang, buah, akar, yang diyakini mempunyai khasiat mengobati dan mempererat kerja organ hingga meningkatkan kecerdasan," lanjutnya.
Bunga Telang dijelaskan Sukma, di dalamnya terdapat kandungan Antosianin, hal ini dikarenakan warnanya ada yang ungu dan biru. Kandungan Fitokimia Antosianin tersebut memiliki kadar konstan (kestabilan) yang baik, sehingga baik dimanfaatkan untuk pewarna nonsintetik di dunia industri pangan.
Senyawa flavonol/flavonoid pada bunga Telang, lanjutnya, baik dimanfaatkan untuk sumber vitamin C (antioksidan) sehingga memiliki dampak farmakologis antioksidan, antikanker, dan antidepresan.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya