Penting bagi semua pihak untuk menyadari bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci sukses dalam mengawal percepatan pembangunan di Papua pada tahun 2024. Velix Vernando Wanggai, Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, menyebutkan bahwa anggaran tahun 2024 telah disiapkan untuk merancang kebijakan nasional terbaru di Papua Pegunungan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.
Pentingnya sinergi ini mencakup pengelolaan dana transfer ke daerah (TKD) dan APBD 2024 untuk perbaikan layanan publik, peningkatan kinerja pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum. Selain itu, perbaikan kebijakan administrasi dan harmonisasi kebijakan APBD dengan kebijakan fiskal APBN juga perlu menjadi fokus untuk memastikan keselarasan pembangunan.
Pemerintah RI juga mendorong pembiayaan kreatif sebagai alternatif percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Monitoring pelaksanaan dana desa menjadi hal penting dalam mencapai prioritas nasional, seperti mengurangi kemiskinan ekstrem dan menangani stunting.
Peran aktif seluruh pihak, termasuk Kepala Daerah dan instansi terkait, sangat diperlukan untuk membangun 'honai baru' di Papua Pegunungan. Tantangan untuk mendesain sumber pendapatan asli daerah (PAD) Papua hingga 20 tahun ke depan juga harus diatasi dengan fokus pada sektor ekonomi produktif, pertanian, logistik, konektivitas, dan perkebunan.
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, menyambut baik konsep Pj Gubernur Papua Pegunungan, menekankan pentingnya mewujudkannya dalam APBD. Keselarasan konsep ini dianggap luar biasa, terutama untuk ekonomi kerakyatan yang berpihak pada masyarakat asli Papua.
Pada tahun 2024, percepatan pembangunan Papua harus terus dikawal oleh semua pihak, termasuk masyarakat asli Papua, untuk memastikan kesejahteraan yang diinginkan dapat tercapai. Mahasiswa Papua Tinggal di Medan, Ferdy Mawirampakel, memberikan kontribusi pemikiran yang penting untuk pembangunan ini.
Oleh: Ferdy Mawirampakel
Editor : I Putu Suyatra