Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Optimalisasi Keamanan Jelang Pemilu 2024: Sosialisasi Bahaya Radikalisme dan Intoleransi

I Putu Suyatra • Senin, 22 Januari 2024 | 14:03 WIB

 

Mencegah Penyebaran Radikalisme ke Institusi Pendidikan
Mencegah Penyebaran Radikalisme ke Institusi Pendidikan

Guna mengantisipasi penyebaran paham radikalisme dan intoleransi menjelang Pemilu 2024, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Magetan menggelar sosialisasi di Ruang Pertemuan Magetan Park. Kegiatan ini bertujuan untuk memerangi paham radikalisme dan intoleransi di Kabupaten Magetan, khususnya di kalangan pelajar.

Dalam acara ini, narasumber seperti Handoko Budi Prasetyo (Kasat Intelkam Polres Magetan) dan Galih Aji Satria (Mantan Napiter) hadir untuk memberikan wawasan. Pj. Bupati Magetan, diwakili oleh Kepala Bakesbangpol Magetan, Chanif Tri Wahyudi, menyampaikan tujuan sosialisasi ini, yakni mengajak generasi muda untuk menangkal paham radikal dan intoleransi, serta menjaga situasi kondusif menjelang Pemilu 2024.

Chanif Tri Wahyudi menekankan peran penting para pemuda dalam mewujudkan Pemilu damai. Dia mengingatkan agar para guru dan pelajar berani mencegah dan menolak paham radikalisme serta intoleransi. Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit, melalui Kasat Binmas, AKP Maryana, juga memberikan materi terkait radikalisme kepada peserta diklat satpam Gada Pratama di Mojolaban.

Selain itu, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Selatan merilis capaian program selama tahun 2023, menyoroti pencegahan radikalisme dan terorisme menjelang Pemilu. Ketua FKPT Kalsel, Aliansyah Mahadi, mengingatkan akan potensi radikal dan ancaman teror, serta menekankan solidaritas dan kebersamaan semua pihak.

Di tempat lain, Bidang Humas Polda Jatim menyoroti peran media massa dalam mencegah radikalisme. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, mengajak masyarakat untuk mandiri dalam mengantisipasi dan mencegah radikalisme dengan menanamkan jiwa nasionalisme, berpikiran terbuka, dan toleran. Dirmanto juga menekankan peran media dalam menyampaikan informasi tentang bahaya intoleransi, terorisme, dan radikalisme kepada masyarakat.

Dalam konteks ini, Dirmanto menegaskan bahwa radikalisme dan terorisme merupakan kejahatan kompleks, dan edukasi kepada masyarakat sangat penting. Dia meminta kepada awak media untuk berperan aktif dalam memberikan pemahaman dan himbauan tentang bahaya sikap intoleransi, terorisme, dan radikalisme. Keberlanjutan upaya pencegahan perlu dijaga, dan masyarakat dihimbau untuk melaporkan tindak kejahatan terorisme atau radikalisme kepada pihak berwajib.

Oleh: Silvia. A. Pamungkas (tim redaksi Saptalika Jr. Media)

Editor : I Putu Suyatra
#pemilu 2024 #radikalisme