Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Proses Integrasi Papua ke Indonesia: Tahap Akhir Telah Tercapai dan Sah

I Putu Suyatra • Kamis, 8 Februari 2024 | 14:33 WIB
Komitmen Pemerintah Terhadap Pembangunan Papua
Komitmen Pemerintah Terhadap Pembangunan Papua

Papua, yang kaya akan keanekaragaman budaya dan alam, memiliki peran penting dalam mengukuhkan persatuan Indonesia. Integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, serta tokoh adat dan agama. Secara hukum internasional, kedudukan Indonesia terkait integrasi Papua telah jelas diakui setelah mayoritas anggota Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui hasil Pepera 1969. Proses ini dimulai pada tahun 1963 dengan penyerahan kedaulatan Papua dari Belanda ke Indonesia melalui New York Agreement pada tahun 1969.

Pemerintah terus memantau situasi di Papua dengan cermat, mengingatnya sebagai bagian integral dari NKRI. Panglima Kodam XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan, menegaskan hal ini. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap upaya kericuhan dan propaganda Papua Merdeka yang hanya menguntungkan pihak tertentu, meskipun permintaan tersebut tidak akan pernah terwujud.

Meski masih ada kelompok separatis yang menjadi ancaman, pemerintah tetap mengedepankan pendekatan kesejahteraan dalam menanggapi situasi ini. Hal ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang sering menjadi pemicu gangguan keamanan. UU Otonomi Khusus (Otsus) dipandang sebagai solusi utama untuk memperkuat integrasi Papua dalam kerangka NKRI. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua bertujuan untuk memperkuat kesatuan Provinsi Papua sebagai bagian sah dari NKRI.

Selain itu, penegakan hukum yang adil dan transparan menjadi landasan penting dalam menjaga keamanan di Papua. Keberadaan aparat keamanan di Papua dianggap penting untuk menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.

Upaya perdamaian senantiasa ditekankan, dengan memperkuat toleransi antar umat beragama dan menghindari provokasi yang dapat mengganggu kedamaian. Dukungan terhadap NKRI dan pembangunan di Papua diapresiasi sebagai bentuk cinta tanah air.

Pemerintah Indonesia terus memperhatikan pembangunan di Papua, termasuk pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan investasi dan pembangunan ekonomi di wilayah tersebut.

Tokoh adat dan pemerintah daerah juga berperan aktif dalam membangun kedamaian di Papua. Melalui kerjasama antar suku bangsa, diharapkan Papua dapat terus mengalami kemajuan dan stabilitas sebagai bagian yang tak terpisahkan dari NKRI.

 

Oleh: Maria Pariri Hurlatu (Mahasiswa peneliti Papua) 

 

 
Editor : I Putu Suyatra
#papua