Indonesia kembali menjadi tuan rumah dua forum internasional bergengsi, Indonesia-Africa Forum (IAF) II dan High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF-MSP) 2024, yang berlangsung di Bali pada 1-3 September 2024. Dengan mengusung tema “Bandung Spirit for Africa’s 2063 Agenda,” forum ini menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung Agenda Afrika 2063 dan memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara Afrika.
Sebagai langkah awal, Presiden RI Joko Widodo telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 26 Tahun 2024 tentang pembentukan Panitia Nasional Penyelenggaraan Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multi-Pihak (HLF-MSP) dan Indonesia-Africa Forum (IAF) II. Panitia Nasional ini bertanggung jawab atas seluruh persiapan dan pelaksanaan rangkaian kegiatan, mulai dari penyusunan rencana kerja hingga evaluasi penyelenggaraan.
Keppres ini menegaskan peran penting Panitia Nasional yang dipimpin oleh Presiden RI dan Wakil Presiden RI, serta melibatkan berbagai menteri koordinator sebagai pengarah. Dengan keterlibatan penuh dari kementerian dan lembaga terkait, panitia memastikan bahwa semua aspek acara, termasuk keamanan dan logistik, berjalan dengan lancar.
Dalam upaya menjaga keamanan selama forum berlangsung, Polri telah menyiagakan 4.523 personel, termasuk dari Mabes Polri, Polda Bali, Polda Jawa Timur, dan Polda Nusa Tenggara Barat. Operasi pengamanan ini, yang diberi sandi 'Puri Agung II 2024', juga didukung oleh TNI, Paspampres, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Kehadiran Pecalang, sebagai unsur masyarakat lokal, turut memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga kondusivitas acara.
IAF ke-2 ini akan dihadiri oleh banyak negara, dengan tujuan memperkuat kerja sama ekonomi dan memperluas jaringan bisnis antara Indonesia dan negara-negara Afrika. Forum ini tidak hanya menjadi wadah dialog, tetapi juga kesempatan untuk memperkokoh hubungan strategis di berbagai sektor.
Sebagai tuan rumah, Indonesia menunjukkan kesiapan yang maksimal dalam menyambut para tamu negara, pemimpin bisnis, dan akademisi dari berbagai belahan dunia. Dari segi keamanan hingga pelayanan, Indonesia memberikan yang terbaik, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi seluruh peserta forum.
Oleh: Theresia Oktavian (Penulis merupakan pemerhati kegiatan-kegiatan forum internasional).
Editor : I Putu Suyatra