Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Percepatan UMKM Naik Kelas di Era Presiden Prabowo: Strategi Inovatif untuk Pertumbuhan Ekonomi

I Putu Suyatra • Kamis, 2 Januari 2025 | 00:26 WIB
UMKM Wingko Babat Lamongan Sukses Puluhan Tahun Berkat Dukungan BRI
UMKM Wingko Babat Lamongan Sukses Puluhan Tahun Berkat Dukungan BRI

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, program percepatan UMKM naik kelas menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Dengan mengakui peran strategis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi nasional, pemerintah merumuskan langkah-langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil dan memperkuat stabilitas di tengah tantangan global.

Transformasi UMKM Menuju Era Digital

Pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam program ini, termasuk pemaksimalan ekosistem digital. Menteri BUMN Erick Thohir memaparkan tiga langkah strategis, yaitu:

  1. Ekosistem Pasar Digital UMKM (PaDi),
  2. Penguatan database melalui PNM Mekaar,
  3. Percepatan digitalisasi sinergitas database UMKM.

Hasilnya, UMKM kini memiliki akses ke pasar yang lebih luas, baik di tingkat domestik maupun internasional. Program PNM Mekaar, misalnya, telah menjangkau lebih dari 21 juta pelaku usaha kecil, terutama kalangan ibu-ibu di desa, dengan pembiayaan modal mulai Rp1 juta hingga Rp5 juta.

Standardisasi Produk dan Kolaborasi Internasional

Untuk meningkatkan daya saing produk, pemerintah menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sertifikasi produk menjadi langkah penting agar UMKM dapat menembus pasar nasional dan global. Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menekankan pentingnya edukasi dan pendampingan bagi UMKM, terutama dalam hal perizinan produk makanan, minuman, dan herbal.

Program UMKM BISA Ekspor: Membuka Pasar Global

Program UMKM BISA Ekspor yang digagas Kementerian Perdagangan menjadi tonggak baru dalam meningkatkan kontribusi UMKM di pasar internasional. Melalui Urun Rembug Ekspor Nasional, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah, swasta, dan perguruan tinggi untuk mendukung ekspor UMKM.

Kemudahan Akses Pembiayaan dan Regulasi

Pemerintah juga memperkuat akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan bunga rendah dan proses pengajuan yang lebih sederhana, KUR membantu pelaku usaha kecil meningkatkan produktivitas mereka. Penyederhanaan regulasi perizinan menjadi langkah lain yang signifikan untuk mempercepat pertumbuhan UMKM.

Dukungan pada Sektor Pertanian dan Perikanan

Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian dan perikanan, yang menjadi bagian dari ekosistem UMKM. Kebijakan afirmatif seperti pemutihan kredit macet dan penyesuaian syarat pembayaran kredit dirancang untuk membantu pelaku usaha kecil di sektor ini bangkit dari dampak pandemi dan krisis ekonomi.

Komitmen untuk Masa Depan UMKM

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Presiden Prabowo menunjukkan komitmen nyata dalam membawa UMKM naik kelas. Dengan fokus pada digitalisasi, peningkatan kapasitas, akses pasar, serta dukungan finansial, program ini diharapkan menciptakan ekonomi yang inklusif dan merata.

Langkah ini bukan hanya membangun daya saing, tetapi juga membuka jalan bagi UMKM untuk menjadi motor penggerak perekonomian nasional yang lebih kuat dan mandiri. *** 

Oleh: Luthfi Pranama (Penulis adalah kontributor Jendela Baca Institute).

Editor : I Putu Suyatra
#umkm #Prabowo Subianto