Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gubernur Koster Sebut Tak Elok Saat Butuh Kerja Keras, Malah Berantem

I Komang Gede Doktrinaya • Rabu, 2 Juni 2021 | 00:53 WIB
Gubernur Koster Sebut Tak Elok  Saat Butuh Kerja Keras, Malah Berantem
Gubernur Koster Sebut Tak Elok  Saat Butuh Kerja Keras, Malah Berantem

DENPASAR,BALI EXPRESS- Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Association Of The Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA), Dr. Nunung Rusmiati, M.Si, mengapresiasi upaya Gubernur Bali Wayan Koster yang akhirnya menyelesaikan masalah dualisme ASITA. 


Bahkan, Nunung Rusmiati menyatakan cara Gubernur Bali Wayan Koster mendamaikan dualisme di tubuh ASITA menjadi contoh di Indonesia dalam menyelesaikan masalah kepariwisataan.


Nunung Rusmiati mengatakan, Gubernur Bali yang juga  Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini mendamaikan masalah ASITA Daerah Bali dengan bijaksana di Jayasabha, Denpasar, Senin (31/5).


"Saya terharu dengan usaha yang dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster dalam upaya mendamaikan konflik dualisme ASITA Daerah Bali yang kasusnya cukup berlarut-larut. Terimakasih kepada Bapak Gubernur, terimakasih yang sebesar-besarnya. Dengan perdamaian ini, saya harapkan jadi tujuan yang sangat baik, mengingat pariwisata sangat butuh persatuan di Bali," kata Nunung Rusmiati. 


Nunung Rusmiati menyebutkan bahwa apa yang terjadi di Bali bisa menjadi contoh, bagaimana perseteruan dan perbedaan bisa didamaikan dengan indah. "Di saat 90 persen anggota tidak ada kegiatan karena pandemi, miris sebenarnya melihat kondisi ini. Sehingga saya harapkan semua Gubernur di Indonesia memiliki sikap seperti Gubernur Bali yang mampu menyelesaikan masalah kepariwisataan. Beginilah caranya, contoh di Bali bagaimana cara menyelesaikan masalah," tuturnya lagi.


Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster dalam arahannya menyatakan bahwa saat ini sedang menata pariwisata Bali. Secara fundamental dan komprehensif agar pariwisata tetap berbasis budaya, berkualitas dan berdaya saing serta memberi manfaat bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bali.


Dengan berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2020 tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 28 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Pariwisata Bali. Untuk mendukung kegiatan pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing ini, maka Gubernur Bali jebolan ITB ini sedang bekerja keras membangun infrastruktur.


"Jadi saya mengajak pelaku pariwisata turut serta mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang saat ini sedang giat menata ekosistem pariwisata. Jadi tidak elok, ketika saya kerja keras, masak kalian malah berantem. Sekarang saya senang kalau sudah bisa damai," ujar Gubernur Koster. 



Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#wayan koster #gubernur bali